Dinas Kesehatan Kota Solo Kekurangan Ratusan Tenaga Kesehatan

“Semakin luas cakupan pelayanan ya semakin banyak tenaga kesehatan yang dibutuhkan,” kata Ning, sapaan akrab Siti Wahyuningsih.

Dinas Kesehatan Kota Solo Kekurangan Ratusan Tenaga Kesehatan
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
​Wali Kota Solo , FX Hadi Rudyatmo saat mencoba layanan tes darah di Puskesmas Purwodiningratan, Jumat (12/1/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - ​ Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo saat ini kekurangan ratusan tenaga kesehatan terutama yang bertugas di puskesmas di Kota Solo

“Di tiap puskesmas memang kebutuhannya berbeda-beda, tapi secara keseluruhan kami kekurangan sekitar 200 tenaga kesehatan,” kata Kepala DKK Solo Siti Wahyuningsih saat ditemui usai peresmian Puskesmas Purwodiningratan, Jumat (12/1/2018).

Kebutuhan personel tiap puskesmas dihitung berdasarkan analisis beban kerja (ABK).

“Semakin luas cakupan pelayanan ya semakin banyak tenaga kesehatan yang dibutuhkan,” kata Ning, sapaan akrab Siti Wahyuningsih. 

Baca: Soal Penerimaan CPNS 2018, Ini Penjelasan Resmi BKN

Ia menjelaskan, tenaga kesehatan yang dibutuhkan antara lain dokter, perawat dan paramedis.

“Selama ini kami rekrut TKPK (tenaga kerja dengan perjanjian kontrak) untuk menutupi kekurangan itu,” jelas Ning. 

Pihaknya belum bisa merekrut Aparatur Sipil Negara (ASN) sebab masih ada moratorium ASN dari pemerintah pusat.

“Kami sudah ajukan, informasinya tahun ini akan dibuka perekrutan (CPNS), cuma Solo belum tahu kejatah berapa,” jelas Ning.

Selama ini guna menutup kekurangan jumlah tenaga tersebut, DKK terpaksa menerapkan double job bagi tenaga ASN kesehatan di Puskesmas.

Baca: Diprioritaskan Formasi Guru dan Tenaga Kesehatan, 120 Ribu Lowongan CPNS Dibuka Tahun 2018 Ini

“Ada dokter atau perawat yang harus mengurusi administrasi juga, kan itu tidak ideal,” pungkasnya.(*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help