Tanggapi Pengakuan La Nyalla, Sandiaga Uno: Politik Itu Berbiaya, Kami Habis Rp 100 Miliar Lebih

Dia bercerita, sebelum diusung pada Pilkada DKI 2017, dirinya meyakinkan Prabowo bahwa dia memiliki ongkos politik.

Tanggapi Pengakuan La Nyalla, Sandiaga Uno: Politik Itu Berbiaya, Kami Habis Rp 100 Miliar Lebih
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Presiden PKS Sohibul Iman (kiri), Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto (dua kiri), Anies Baswedan (dua kanan) dan Sandiaga Uno. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak pernah meminta mahar kepada calon kepala daerah yang diusung partainya.

Hal itu bisa dibuktikan saat Gerindra turut mengusung Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama pada Pilkada DKI 2012 dan Anies Baswedan-Sandiaga pada Pilkada DKI 2017.

"Enggak ada (mahar), enggak ada sama sekali, Pak Prabowo sangat profesional."

"Itu sudah dibuktikan waktu mencalonkan Pak Jokowi dan Pak Ahok, waktu saya dan Mas Anies juga sama," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Baca: La Nyalla Diminta Rp 40 Miliar oleh Prabowo, Waketum Gerindra Anggap Hal Wajar

Namun, Sandiaga menyebutkan setiap kontestasi politik pasti memiliki biaya.

Kader Gerindra itu pun menyebutkan, dana yang dihabiskan untuk Pilkada DKI 2017 misalnya lebih dari Rp 100 miliar.

"Memang kalau politik itu berbiaya, kemarin kami menghabiskan lebih dari Rp 100 miliar."

"Jadi, itu yang diinginkan sebetulnya oleh Gerindra."

"Jangan sampai nanti kami sudah mencalonkan, enggak memiliki pendanaan," kata dia.

Halaman
123
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help