Kanwil DJP Jateng II Ancam Jatuhkan Sanksi Penyanderaan pada Dua Wajib Pajak

Sanksi itu terpaksa akan dilakukan karena wp dianggap tidak patuh terhadap ketentuan pajak dan merugikan negara.

Kanwil DJP Jateng II Ancam Jatuhkan Sanksi Penyanderaan pada Dua Wajib Pajak
Net
Borgol 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah II mengancam akan menjatuhkan sanksi penyanderaan (gijzeling) kepada dua wajib pajak (wp) di wilayahnya.

Sanksi itu terpaksa akan dilakukan karena wp dianggap tidak patuh terhadap ketentuan pajak dan merugikan negara.

"Kami sudah kirim surat ke pusat terkait gijzeling, dan izinnya sudah turun," kata Kepala Kanwil DJP Jateng II, Rida Handanu, Sabtu (13/1/2018).

"Desember kemarin kami juga terpaksa menyandera satu wp, namun sudah dibebaskan karena sudah melunasi kewajibannya, " terangnya.

Baca: Penyebab Belum Diketahui, Seorang Pelajar SMA di Sukabumi Meninggal saat Karya Wisata di Yogyakarta

Rida tidak mau merinci berapa jumlah tagihan kedua wp tersebut, juga daerah asalnya.

Rida hanya menyampaikan, sanksi gijzeling tersebut merupakan upaya terakhir dari proses penagihan yang dilakukan oleh petugas.

Sebelum dilakukan penyanderaan, para wajib pajak yang bersangkutan sudah melalui mekanisme penagihan yang cukup panjang.

"Pertama dari surat teguran, surat paksa, penyitaan aset hingga pemblokiran rekening," kata Rida.

Namun dari tahapan yang dilakukan itu, lanjut dia tidak mendapat respon positif dari yang bersangkutan.

"Sehingga upaya terakhir yaitu gijzeling harus kami lakukan," ujarnya. (*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help