Home »

Techno

» News

Google Hapus Aplikasi LGBT di Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) pun memblokir lima domain name server (DNS) layanan Blued pada 12 Oktober 2017

Google Hapus Aplikasi LGBT di Indonesia
(Telegraph)
Ilustrasi. 

TRIBUNSOLO.COM - Jejaring sosial Blued menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen sejak akhir 2017 lalu. 

Aplikasi tersebut dinilai memuat dan mempromosikan konten pornografi yang terafilisasi dengan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) pun memblokir lima domain name server (DNS) layanan Blued pada 12 Oktober 2017.

Hal itu dianggap kurang efektif, sebab penyelenggara aplikasi mobile bisa saja berpindah-pindah DNS.

Baca: Keluarga Dera Dewanti Ingin Tersangka Dihukum Mati

Sebagai tindak lanjutnya, Kominfo pun menyurat ke Google untuk menghapus atau take down aplikasi Blued dari toko aplikasi Play Store.

Per Minggu (28/1/2018) kemarin, aplikasi Blued dikatakan tak lagi tersedia di toko aplikasi untuk Android.

"Sejak pukul 00.30 dinihari Minggu kemarin, aplikasi Blued sudah tidak tampil di Play Store untuk Indonesia," kata Plt Kepala Biro Humas Kominfo, Noor Iza, Senin (29/1/2018), dalam konferensi pers di Gedung Kominfo, Medan Merdeka, Jakarta, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Bukan cuma Blued, ada 73 aplikasi berkenaan dengan LGBT yang diminta Kominfo untuk diberantas dari Google Play Store.

Baca: Baru 2 Bulan Menikah, Adik Cantik Andhika Pratama Ternyata Sudah Hamil

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help