Ambil Motor yang Dicuri di Kantor Polisi? Begini Prosedurnya

Jika BPKB motor Anda masih berada di leasing, kata Sungkono, surat keterangan dari leasing dapat dijadikan pengganti.

Ambil Motor yang Dicuri di Kantor Polisi? Begini Prosedurnya
Warta Kota
Ilustrasi motor curian 

TRIBUNSOLO.COM -- Kecurian motor kesayangan merupakan hal yang apes.

Kadang, motor yang sudah diberi keamanan berlapis masih saja bisa dicolong.

Belum lagi, kasus begal dan geng motor yang marak akhir-akhir ini.

Lalu, gimana sih prosedur ambil kembali motor yang dicuri?

Baca: Ekspresi Angel Lelga Langsung Berubah saat Pernikahannya Diramal, Netizen Makin Curiga

Lantas sengaja mencari informasi di Polres Metro Jakarta Utara.

"Pertama, bawa laporan kepolisian ke kantor polisi tempat motor Anda berada," kata Kompol. H.M. Sungkono, Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Utara , sebagaimana dikutip TribunSolo.com dari Grid Oto.

"Setelah itu, bawa kelengkapan surat-surat, seperti STNK dan BPKB," sambungnya.

Jika BPKB motor Anda masih berada di leasing, kata Sungkono, surat keterangan dari leasing dapat dijadikan pengganti.

Baca: Temui Prabowo Subianto, Sandiaga Uno Diminta Ikut Kampanye

"Kalau BPKB masih di leasing, bawa surat keterangan dari leasing. Kemudian, serahkan ke penyidik," terang Sungkono.

Setelah pemeriksaan dilakukan penyidik, motor kesayangan Anda bisa diambil kembali.

"Setelah dicek penyidik dan tidak ada masalah, motor bisa diambil kembali tanpa dipungut biaya," tutupnya. (Rizky Septian)

Artikel di atas telah dipublikasikan GridOto.com dengan judul: Begini Prosedur Ambil Kembali Motor yang Dicuri

Editor: Hanang Yuwono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved