Arus Mudik Lebaran Berdekatan dengan Pilkada, Polri Bakal Atur Strategi Pengamanan

Untuk membahas hal tersebut, Polri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, dan institusi terkait menggelar rapat koordinasi

Arus Mudik Lebaran Berdekatan dengan Pilkada, Polri Bakal Atur Strategi Pengamanan
(kompasiana.com)
Ilustrasi mudik dengan mobil pribadi 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Arus mudik hari raya Idul Fitri diperkirakan terjadi pada pertengahan Juni 2018.

Medio tersebut berdekatan dengan puncak tahapan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018.

Kepala Biro Pembinaan Operasi SOPS Polri Brigjen Pol Imam Sugianto mengatakan, Polri berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk menjaga keamanan selama operasi cipta kondisi dan operasi ketupat berlangsung.

Operasi Mantap Praja dimulai 15 Februari 2018, di mana masa kampanye dimulai.

Operasi tersebut berlangsung hingga hari pencoblosan.

Baca: Tes Pramusim MotoGP di Sepang, Jorge Lorenzo Pecahkan Rekor Lap

"Itu yang perlu kami antisipasi"

"Dari seluruh jajaran Polri, TNI, rekan dari linmas yang terlibat dalam Operasi Mantap Praja betul-betul kami efisiensikan sehingga tidak mengganggu Operasi Ketupat," ujar Imam dalam konferensi pers di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (30/1/2018), dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Operasi Ketupat akan berlangsung selama dua pekan pada bulan Juni.

Untuk membahas hal tersebut, Polri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, dan institusi terkait menggelar rapat koordinasi yang dibuka hari ini.

Halaman
123
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help