2018, Rata-rata Kuota Elpiji Subsidi Solo Sebesar 27 Ribu Tabung Perhari

Karena, lanjut Subagyo tidak ada gejolak konsumsi di rumahan maupun Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

2018, Rata-rata Kuota Elpiji Subsidi Solo Sebesar 27 Ribu Tabung Perhari
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Solo Raya menyediakan gas elpiji 3 kg dalam Operasi Pasar. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta memastikan kuota elpiji 3 kg kota Solo sebesar 27.145 tabung perhari.

"Kuota ini kurang lebihnya akan sama seperti tahun 2017," tutur Kepala Dinas Perdagangan Kota (Disdag) Pemkot Surakarta, Rabu (7/2/2018).

Pemkot tidak akan menambah kuota elpiji subsidi.

Karena, lanjut Subagyo tidak ada gejolak konsumsi di  rumahan maupun Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Tidak seperti tahun lalu sempat ada kepanikan konsumsi (panic consumption) elpiji subsidi karena adanya kekeringan dan acara masyarakat," terangnya.

Baca: Besuk Kiamat Diterapkan, Tiap Hari Dispendukcapil Kota Solo Terbitkan 40 Akta Kematian

Pada saat kekeringan sejumlah warga di luar Kota Solo banyak membeli elpiji melon ke Kota Solo untuk mengairi sawah.

Sehingga membuat kuota yang seharusnya untuk Solo terbagi dengan daerah lain.

"Sehingga kami bekerja sama dengan Pertamina memberikan 5.000 tabung per bulan agar kebutuhan masyarakat tercukupi," tuturnya.

Di tahun ini, distribusi elpiji 3 kg akan diperbaiki.

Antara lain dengan meluncurkan kartu distribusi elpiji subsidi kepada masyarakat.

Baca: Politikus PKS, Yudi Widiana Adia, Ditetapkan Jadi Tersangka Pencucian Uang oleh KPK

Sehingga, elpiji 3 kg distribusinya akan tepat sasaran. (*)

Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved