TribunSolo/

Sebaiknya Ganti Spons Cuci Piring Secara Berkala!

Seperti salah satunya dengan memperhatikan spons cuci piring yang ada di dapur kita.

Sebaiknya Ganti Spons Cuci Piring Secara Berkala!
BOLDSKY.COM
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Menjaga kebersihan tentu harus dimulai dari sesuatu yang kecil. 

Seperti salah satunya dengan memperhatikan spons cuci piring yang ada di dapur kita. 

Pernahkah kita mengkhawatirkannya? 

Spons digunakan untuk membersihkan peralatan dapur yang kotor. 

Berkali -kali kita gunakan, apakah aman dari kuman meski terkena sabun? 

Sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan jika menggunakan spons dapur jauh lebih lama dari yang kita butuhkan merupakan sesuatu yang salah, meski kita sudah membersihkan dengan segala metode, melansir India Times. 

Laporan yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports di Nature.com menemukan meski sudah membersihkan spons kemudian dipanaskan ke dalam microwave, atau merebus spons, sebenarnya bisa membuatnya lebih kotor lagi. 

Terdapat bakteri patogen (bakteri terkuat, paling halus, dan paling berbahaya) yang bertahan di dalam spons tersebut, demikian hasil penelitian tersebut. 

Peneliti menyimpulkan bahwa ini mungkin karena bakteri resisten yang bertahan kembali menjajah diri mereka sendiri saat mencapai ukuran sebelum mereka melakukan proses sanitasi. 

Dengan kata lain, bakteri kembali menjajah lebih cepat setelah disterilkan untuk mencapai ukuran sebelumnya atau lebih. 

Ilmuwan tersebut menemukan 82 miliar bakteri mencengangkan yang tinggal di dalam spons. 

Ini menunjukkan bagaimana padatnya jumlah mikroba itu. 

Ini mirip dengan kepadatan bakteri yang ditemukan pada sampel kotoran manusia. 

Untuk solusi terbaik, gantilah spons pembersih secara berkala, misalnya setiap minggu, kata para ilmuwan. (NOVA.ID/Winggi)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di NOVA.ID dengan judul: Iiih.. Meski Sudah Dibersihkan, Bakteri pada Spons Cuci Piring Akan Tetap Bersarang, Sebaiknya Ganti Secara Berkala!

Editor: Galuh Palupi Swastyastu
Sumber: Tabloidnova.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help