Solo Great Sale 2018 Naikkan Omzet Pedagang Pasar Tradisional

Pelaksanaan Solo Great Sale (SGS) 2018 menjadikan tenant-tenant menjadi peserta meraup untung.

Solo Great Sale 2018 Naikkan Omzet Pedagang Pasar Tradisional
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Tim panitia SGS 2018 saat melakukan kunjungan ke Pasar Sidodadi, Kleco, Surakarta, Jawa Tengah. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pelaksanaan Solo Great Sale (SGS) 2018 menjadikan tenant-tenant menjadi peserta meraup untung. 

Tak terkecuali pedagang pasar tradisional. 

Seperti yang dirasakan Is (45), salah satu pedagang di Pasar Sidodadi Kleco, Surakarta, Jawa Tengah.

Pihaknya mengatakan terdapat peningkatan volume belanja demi mendapatkan satu poin SGS.

"Karena untuk mendapatkan 1 point minimal harus belanja Rp 50 ribu dan kelipatannya," terangnya kepada TribunSolo.com, Rabu (7/2/2018).

Baca: Guru di Sampang Tewas di Tangan Murid, Wapres JK Sebut Dunia Pendidikan Telah Berubah

Is mengilustrasikan, pembeli yang biasanya membeli gula 2 sampai 3 kilogram (kg), karena adanya gelaran tersebut mendadak membeli sampai 5 kg.

Yang biasanya membeli beberapa barang mendadak membeli banyak barang.

Budi Hartono, Lurah Pasar Sidodadi Kleco menambahkan gelaran SGS 2018 ini mampu menyedot perhatian masyarakat.

Para pembeli makin bersemangat mengumpulkan poin setelah mendengar kalau salah satu pemenang hadiah utama mobil pada SGS 2017 adalah orang yang berbelanja di pasar tradisional.

"Sampai - sampai jatah kartu di pasar ini habis," tuturnya.

Baca: SGS 2018, Menginap di Aston Solo Hotel Diskon 63 Persen dan 10 Persen Belanja Batik

Karena bagi mereka, Budi melanjutkan, semakin banyak poin yang dikumpulkan, maka akan memperbesar peluang mendapatkam hadiah. (*)

Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help