FP UTP Ajak Petani di Karanganyar Manfaatkan Daun Mindi untuk Pembasmi Hama

Ia mengatakan, bagian pohon mindi yang paling berkhasiat sebenarnya terletak pada bijinya, namun akan terkendala kerasnya biji untuk dihaluskan

FP UTP Ajak Petani di Karanganyar Manfaatkan Daun Mindi untuk Pembasmi Hama
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Pengolahan daun mindi untuk membasmi hama alami oleh FT UTP di Karanganyar ​ 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, ​KARANGANYAR - ​Fakultas Pertanian Univesitas Tunas Pembangunan (FP-UTP) Surakarta mengajak petani di Desa Karangrejo, Kab Karanganyar untuk memanfaatkan daun mindi sebagai pembasmi hama.

“Kami lihat di desa Karangrejo ini banyak tumbuh pohon mindi, dan FP-UTP telah melakukan penelitian terhadap daun mindi ini bisa digunakan untuk pembasmi hama organik,” kata Dekan FP-UTP Ir. Endang Suprapti, MS kepada TribunSolo.com, Kamis (8/2/2018).

Ia mengatakan, bagian pohon mindi yang paling berkhasiat sebenarnya terletak pada bijinya, namun akan terkendala kerasnya biji untuk dihaluskan.

Dalam kesempatan itu, dosen FP-UTP Ir. Tyas Soemarah KD, Mp menjelaskan cara memanfaatkan daun mindi untuk pembasmi hama alami.

Baca: Pemerintah Targetkan 400 Industri Kecil dan Menengah Manfaat KITE IKM

“Untuk membuat 20 liter pembasmi hama organik, ini membutuhkan sekita 8 kilogram daun mindi, 6 Kg Lengkuas dan 6 Kg Serai,” jelas Tyas.

Kemudian bahan tersebut dicampur menjadi satu dengan air dan ditambah sabun cair sebanyak 2 sendok the yang berfungsi sebagai perekat.

“Agar pestisida yang dihasilkan bagus, maka perlu didiamkan selama 3-5 hari dan ditambah alcohol 95% sebanyak 50 ml untuk mempercepat mengeluarkan zat pestisida yang terkandung dalam bahan tersebut,” katanya.

Tyas menambahkan, petani sebaiknya membuat pestisida sesuai kebutuhan saja.

Halaman
12
Penulis: Imam Saputro
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved