TribunSolo/
Home »

Bisnis

» Mikro

Kemenperin Targetkan 4.000 IKM Tergabung E-Smart di Tahun Ini

Selain itu, lanjut Gati, Kemenperin juga memiliki Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS).

Kemenperin Targetkan 4.000 IKM Tergabung E-Smart di Tahun Ini
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Direktur Jenderal (Dirjen) IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan 4.000 IKM dan 12.000 produk yang tergabung dalam skema e-Smart IKM pada 2018.

Direktur Jenderal (Dirjen) IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan saat ini pemerintah memang tengah mendorong IKM terlibat dalam marketplace.

"Karena bertujuan untuk perkembangan pangsa pasar para IKM," ujarnya kepada TribunSolo.com saat ditemui dalam acara Focus Group Discussion (FGD) di Alila Solo, Kamis (9/2/2018).

Baca: Termasuk Buwas, Petugas yang Ungkap Pabrik PCC di Gilingan Terima Penghargaan dari Pemkot Solo

Sehingga pasar IKM tidak hanya domestik namun hingga mancanegara.

Selain itu, lanjut Gati, Kemenperin juga memiliki Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS).

SIINAS berisi data serta informasi IKM dalam negeri.

Aplikasi inovasi informasi tersebut berguna untuk memantau pergerakan IKM.

Sehingga diharapkan dapat memantau perkembangan dan pembinaan industri dalam negeri.

"Upaya tersebut di atas merupakan bentuk aktualisasi komitmen serta aktualisasi pemerintah untuk terus memajukan IKM Indonesia," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help