Diduga Menerima Suap Rp 6,3 Miliar, Bupati Halmahera Timur Ditahan KPK

Rudi sebelumnya diumumkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2016.

Diduga Menerima Suap Rp 6,3 Miliar, Bupati Halmahera Timur Ditahan KPK
TRIBUNNEWS.COM/SEPUTAR MALUT
Bupati Halmahera Timur, Rudi Erawan. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menahan Bupati Halmahera Timur, Rudi Erawan, Senin (12/2/2018).

Rudi sebelumnya diumumkan KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pada proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2016.

Rudi keluar dari gedung KPK, Senin sekitar pukul 19.40 WIB.

Ia mengenakan rompi oranye, khusus untuk tahanan KPK.

Baca: Manajemen Solo Grand Mall Pecat Satpam yang Ketahuan Curi Motor Milik Komandannya

Menurut Kompas.com yang dikutip TribunSolo.com, dia tak banyak berkomentar terkait kasusnya.

Namun, dia membantah menerima suap dalam kasus ini.

"Enggak ada komentar ya," ucapnya.

"Mana, saya enggak terima, politik itu," kata dia, sembari berjalan ke mobil tahanan.

Baca: Ini Besaran Santunan yang Diterima 25 Keluarga Korban Tewas di Tanjakan Emen

Halaman
12
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved