TribunSolo/

Jokowi Tak Akan Beri Tempat bagi Mereka yang Intoleran di Indonesia

Jokowi menegaskan, konstitusi di Indonesia menjamin kebebasan setiap warga negara dalam memeluk agama dan keyakinan

Jokowi Tak Akan Beri Tempat bagi Mereka yang Intoleran di Indonesia
ANTARA FOTO/Rosa Panggabean
Presiden Joko Widodo (kiri) menyapa para praktisi di bidang kopi dalam acara Ngopi Sore Bersama Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/10/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menegaskan, tidak ada tempat bagi kelompok intoleran di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan terkait beberapa peristiwa penyerangan umat dan pemuka agama yang tengah beribadah di beberapa daerah di Indonesia, akhir-akhir ini.

"Tidak ada tempat bagi mereka yang tidak mampu bertoleransi di negara kita, Indonesia"

"Apalagi dengan cara-cara kekerasan"

"Berujar saja tidak, apalagi dengan kekerasan," ujar Jokowi saat dijumpai wartawan di Kementerian Luar Negeri Jakarta, Senin (12/2/2018) dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Baca: Warga Muslim Ikut Bantu Umat Katolik Bersihkan Gereja Santa Lidwina Bedog Sleman

Jokowi menegaskan, konstitusi di Indonesia menjamin kebebasan setiap warga negara dalam memeluk agama dan keyakinan.

Oleh sebab itu, negara tidak akan memberikan tempat atau mendukung kelompok atau orang yang mengembangkan dan menyebarkan praktik intoleransi di Indonesia.

"Masyarakat kita ini sudah puluhan tahun hidup bersama dengan pemeluk keyakinan yang beragam dan berbeda-beda," ujar Jokowi.

Presiden Jokowi mengaku sudah menginstruksikan Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk melakukan penegakkan hukum terhadap orang atau kelompok yang melakukan tindakan intoleransi.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help