Home »

Solo

Dokumen dari PLN Belum Terbit, Masa Persiapan PLTSa TPA Putri Cempo Solo Diperpanjang

Menurutnya, dokumen kerjasama pembelian listrik itu mutlak disiapkan sebelum pembangunan konstruksi dimulai.

Dokumen dari PLN Belum Terbit, Masa Persiapan PLTSa TPA Putri Cempo Solo Diperpanjang
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
​Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo (tengah), Erlan Syuherlan (kiri), dan Kepala DLH Solo, Hasta Gunawan (kanan) saat tanda tangan perpanjangan waktu pesiapan pembangunan PLTSa di rumah dinas Loji Gandrung​, Selasa (13/2/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - ​ Masa persiapan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPA Putri Cempo diperpanjang.

Pasalnya Pemkot Solo dan PT Solo Citra Metro Plasma Power belum juga menerima dokumen Power Purchase Agreement (PPA) dari PLN sebagai salah satu syarat dimulainya pembangunan PLTSa.

“Hari ini kami tandatangani perpanjangan jadi sampai 9 Juni 2018,” kata Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo didampingi Direktur Utama PT Solo Citra Metro Plasma Power, Erlan Syuherlan di rumah dinas Loji Gandrung, Selasa (13/2/2018).

“Sebenarnya kalau PPA itu sudah turun, langsung bangun, tapi karena sampai sekarang belum turun, maka ini diperpanjang persiapannya,” ujar Rudy kepada TribunSolo.com. 

Baca: ​Pembangunan PLTSa di Solo Belum Dimulai, Ini Penyebabnya Menurut Wali Kota FX Hadi Rudyatmo

Pembangunan Pemban​​gkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPA Putri Cempo masih terhambat belum terbitnya kontrak kerjasama pembelian listrik (Power Purchase Agreement) dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Kami sudah menyampaikan perihal dokumen Power Purchase Agreement (PPA) itu kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tapi sampai sekarang belum turun,,” kata Rudy.

"Kalau itu turun, ya PLTSa bisa segera dibangun, "ujarnya.

Rudy mengaku sudah menjelaskan permasalahan yang menyebabkan pembangunan PLTSa ini terhambat kepada Menteri ESDM.

Halaman
12
Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help