Hancur Akibat ISIS, Irak Butuh Rp 1.200 Triliun untuk Rekonstruksi

Sebelumnya, ISIS berhasil merebut kota terbesar kedua di Irak, Mosul, dan sebuah wilayah yang luas pada Juni 2014

Hancur Akibat ISIS, Irak Butuh Rp 1.200 Triliun untuk Rekonstruksi
Kompas.com
Kerusakan akibat perang di Mosul, Irak utara. 

TRIBUNSOLO.COM - Kuwait pada Senin (12/2/2018) membuka pekan konferensi yang bertujuan mencari bantuan untuk membangun kembali Irak yang hancur akibat serangan kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS), dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

VOA melaporkan, Irak diperkirakan membutuhkan dana sekitar 88,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.200 triliun.

Sementara itu, secara terpisah, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson diyakini akan mengumumkan bantuan lebih dari 3 miliar dollar AS atau Rp 40,9 triliun.

Namun, masih banyak uang yang dibutuhkan untuk membangun Irak.

Baca: Terinspirasi Kobe Bryant, Reebok Rilis Answer IV Iverson

Sebelumnya, ISIS berhasil merebut kota terbesar kedua di Irak, Mosul, dan sebuah wilayah yang luas pada Juni 2014.

"Kami telah menyelesaikan satu pertempuran, tetapi sekarang kami menghadapi perang untuk rekonstruksi," kata Mustafa al-Hiti, kepala pendanaan rekontruksi Irak untuk daerah yang terkena dampak operasi teroris.

Wilayah yang paling parah terkena adalah Mosul.

Kendati pasukan koalisi pimpinan AS dapat memukul mundur ISIS, serangan udara dan bom mobil menghancurkan rumah dan bangunan pemerintah.

Baca: Terkesan Sederhana, Menyeduh Teh Celup Ternyata Ada Triknya

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help