Pelaku Penyerangan Gereja Santa Lidwina Bedog Sleman Sempat Coba Pergi ke Suriah

Karena tak bisa berangkat, Suliono akhirnya melakukan aksi di sekitar tempat dia singgah.

Pelaku Penyerangan Gereja Santa Lidwina Bedog Sleman Sempat Coba Pergi ke Suriah
KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMA
Kondisi setelah terjadinya penyerangan di gereja Santa Lidwina Bedog Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Minggu (11/2/2018). Akibat insiden ini, tiga umat dan satu orang romo yaitu Pastor Karl-Edmund Prier SJ, biasa dipanggil Romo Prier, serta satu orang petugas kepolisian yang berusaha menenangkan pelaku, mengalami luka sabetan pedang dan harus dilarikan ke rumah sakit. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Suliono, pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina, Sleman, Yogyakarta, diketahui pernah beberapa kali mencoba pergi ke Suriah untuk jihad.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, niat Suliono tidak pernah terealisasi karena dokumen-dokumen yang dia miliki tidak lengkap.

"Dia pernah apply paspor yang informasinya dia akan ke Suriah."

"Sudah dua atau tiga kali dia apply, tapi terkendala dengan dokumentasi dia," ujar Setyo di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/2/2018) sebagaimana dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Baca: Pelaku Penyerangan Gereja Santa Lidwina Punya Gelagat Aneh Ini Semasa Nyantri di Ponpes Ibnu Sina

Suliono ditolak oleh imigrasi di Magelang dan Yogyakarta.

Karena tak bisa berangkat, Suliono akhirnya melakukan aksi di sekitar tempat dia singgah.

Ia juga sempat mendalami ilmu agama selama beberapa waktu di Magelang.

Namun, Setyo menduga ilmu agama yang dipelajari Suliono menyimpang dari ajaran sesungguhnya sehingga bertindak radikal.

"Dia melihat-lihat internet di mana gereja yang deket-deket situ, di mana dia bisa beli senjata, info yang kita terima Informasi seperti itu," kata Setyo.

Halaman
123
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help