TribunSolo/

2 Makanan Ini Tak Boleh Dimakan Etnis Tionghoa saat Rayakan Imlek

Ada beberapa makanan yang dilarang untuk dikonsumsi oleh etnis Tionghoa saat merayakan Tahun Baru Imlek.

2 Makanan Ini Tak Boleh Dimakan Etnis Tionghoa saat Rayakan Imlek
KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Seporsi bubur sup ayam khas Cirebon, berisikan suun, cacahan kol, seledri, bawang, kacang, daging ayam dan kuah kaldu yang amat banyak. Hidangan ini cocok menemani Anda di pagi hari sebelum menjelajahi wisata Cirebon. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Dalam merayakan Tahun Baru Imlek, biasanya warga etnis Tionghoa akan berkunjung ke kediaman sanak saudara dan makan malam bersama.

Ketika itu pula akan hadir beberapa sajian wajib saat Imlek.

Beberapa sajian yang biasanya ada saat Imlek diantaranya kue keranjang, jeruk mandarin, rebung, hingga pindang bandeng.

Meski demikian, ada pula beberapa makanan yang dilarang untuk dikonsumsi oleh etnis Tionghoa saat merayakan Tahun Baru Imlek.

Baca: VIDEO - Terindikasi Bermasalah, Inilah Kantor Abu Tours Cabang Solo yang Telah Tutup Sepekan

Hal tersebut dikatakan oleh Aji Chen Bromokusomo dari Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia atau juga peneliti budaya dan kuliner Tionghoa.

“Saat Imlek, ada makanan yang tidak boleh ada"

"Seperti bubur, dan makanan yang berkulit tajam, misalnya salak,” kata Aji kepada KompasTravel saat dihubungi, Selasa (13/2/2018), dikutip TribunSolo.com.

Ia menjelaskan, sajian bubur sendiri memiliki makna tersendiri sehingga tidak dapat dikonsumsi saat Imlek. 

Baca: Cetak Sejarah, Anggun C Sasmi Jadi Penyanyi Indonesia Pertama yang Masuk Top 10 Billboard

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help