2 Pakar Hukum Tata Negara Ini Sebut Jusuf Kalla Tak Mungkin Dampingi Jokowi Lagi di Pilpres

Menurut Jimmy, berbeda kasus jika Kalla maju sebagai calon presiden, maka hal itu masih dimungkinkan oleh UU.

2 Pakar Hukum Tata Negara Ini Sebut Jusuf Kalla Tak Mungkin Dampingi Jokowi Lagi di Pilpres
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Presiden RI Joko Widodo bersama dengan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla usai jamuan makan siang di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Selasa (6/2/2018). 

"Jadi, mau berturut-turut atau tidak di dalam UU sudah tak bisa."

"Sudah enggak mungkin dia jadi wapres satu paket dengan Jokowi lagi," kata Jimmy.

Menurut Jimmy, berbeda kasus jika Kalla maju sebagai calon presiden, maka hal itu masih dimungkinkan oleh UU.

"Jadi, itu sudah jelas, dua kali masa jabatan, batas maksimal," katanya.

Baca: Pembunuh Ibu dan 2 Anak Tiri di Tangerang Ternyata Sang Suami

"Artinya, memang sudah tidak ada lagi kesempatan, kecuali dia maju sebagai calon presiden."

"Tetapi untuk wakil presiden enggak bisa," kata dia.

Tak berbeda, pakar hukum tata negara, Refly Harun, menegaskan bahwa Kalla tak dimungkinkan lagi menjadi wakil bagi Jokowi di Pilpres 2019. 

"Kalau JK jadi wakil enggak bisa, sudah mentok," katanya menegaskan.

Baca: Ridwan Kamil Senang Dapat Nomor Urut 1 untuk Pilkada Jabar

Halaman
123
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help