Mulai 1 Maret 2018, Tarif Penumpang Internasional di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Naik

Vice Presiden Corporate Communication AP II Yado Yarismano mengatakan, penyesuaian tarif tersebut sudah melalui persetujuan Kemenhub

Mulai 1 Maret 2018, Tarif Penumpang Internasional di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Naik
KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES
Suasana di Terminal 3 Ultimate Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (12/6/2016). Terminal ini memiliki kapasitas 25 juta penumpang per tahun. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - PT Angkasa Pura II ( AP II) menaikkan tarif pelayanan jasa penumpang udara (PJP2U) atau Passengger Service Charge (PSC) pada penerbangan internasional di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta mulai 1 Maret 2018.

Tarif PSC pada penerbangan internasional naik menjadi Rp 230.000 per penumpang, dari sebelumnya sebesar Rp 200.000 per penumpang.

Vice Presiden Corporate Communication AP II Yado Yarismano yang dihubungi Kompas.com mengatakan, penyesuaian tarif tersebut sudah melalui persetujuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Penyesuaan tarif ini atas pelayanan dan fasilitas (Terminal 3) yang diberikan kepada penumpang," ujar Yado, Selasa (13/2/2018), dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Baca: Kantor MUI Solo akan Dipindah di Tengah Kota

Yado menegaskan, tarif PSC pada penerbangan domestik di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta tidak berubah, yakni sebesar Rp 130.000 per penumpang.

Sekadar informasi, PSC merupakan salah satu tarif yang harus dibayar maskapai penerbangan ke pengelola bandara.

Dalam hal ini, pengelola Bandara Soekarno-Hatta adalah AP II.

Baca: Prakiraan Cuaca Rabu (14/2/2018), Wilayah Soloraya Bakal Dilanda Hujan Lebat

Tarif tersebut dikenakan ke maskapai karena penumpangnya telah menggunakan fasilitas yang disediakan pengelola bandara.

Tarif PSC tersebut telah dimasukkan ke dalam biaya tiket pesawat penumpang. (Kompas.com/Achmad Fauzi)

Berita di atas telah ditayangkan di Kompas.com dengan judul Per 1 Maret, Tarif Penumpang Internasional di Terminal 3 Soekarno-Hatta Naik

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help