Nenek Sebatang Kara di Grobogan Meninggal Dunia di dalam Rumah, Baru Ketahuan Setelah 7 Hari

Hardi menjelaskan, akhir-akhir ini kakak iparnya itu sering mengeluh karena kondisi kesehatannya yang kurang baik akibat faktor usia.

Nenek Sebatang Kara di Grobogan Meninggal Dunia di dalam Rumah, Baru Ketahuan Setelah 7 Hari
KOMPAS.com/Puthut Dwi Putranto
Polisi dan warga mengevakuasi jasad Mbah Atmariyah dari rumahnya di kampung Cempaka, Kecamatan Purwodadi, Grobogan, Jateng, Selasa (13/2/2018) pagi. 

TRIBUNSOLO.COM, GROBOGAN -- Aroma busuk tercium begitu menyengat hidung dari sebuah rumah berdinding papan kayu di kampung Cempaka II, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (13/2/2018) pagi.

Sebagaimana dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, bau tak sedap yang diketahui terhirup sejak subuh itu sontak memancing rasa penasaran warga sekitar.

Mereka pun berupaya memastikan dengan berupaya mendatangi rumah Mbah Atmariyah (80) itu sekitar pukul 07.00 WIB.

Sayangnya, rumah sederhana itu terkunci rapat sehingga warga kesulitan untuk mengecek masuk ke dalam.

Baca: Fachri Albar Bakal Jalani Rehabilitasi? Ini Kata Polisi

Selanjutnya, warga mencoba menggedor-gedor pintu serta jendela rumah yang selama ini dihuni sendiri oleh nenek tua renta itu.

Berkali-kali diketuk, tetapi tak ada respons.

Warga kemudian melaporkan kejanggalan ini kepada pihak Polsek Purwodadi.

Beberapa saat setelah pihak Polsek Purwodadi datang, Tim Inafis beserta Satuan Reskrim Polres Grobogan meluncur ke lokasi. Polisi lantas mencongkel pintu depan dan masuk ke dalam rumah.

Baca: Jadi Tersangka Suap Bakamla, Fayakhun Diduga Terima Fee Rp 12 Miliar dan 300.000 Dollar AS

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved