Hina Jokowi dan Buya Syafii Marif di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Bareskrim Polri

Brigjen Fadil Imran menjelaskan saat dilakukan pemeriksaan pelaku mengungkapkan motif pelaku adalah rasa kekecewaan dan spontatis.

Hina Jokowi dan Buya Syafii Marif di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Bareskrim Polri
Istimewa
AA (34) diduga melakukan penyebaran ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Marif (Buya Syafii). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap seorang pemuda, AA (34).

Sebagaimana dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com, AA diduga melakukan penyebaran ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Marif (Buya Syafii).

AA dengan sengaja memposting gambar dan tulisan yang memuat konten hate speech kepada Jokowi dan Tokoh Ulama Buya Syafii melalui media sosial facebook serta memposting gambar memegang senjata laras panjang melalui akun FB milik tersangka.

 "Pada hari Rabu, 14 Februari 2018 pukul 02.30 WIB, Satgas Patroli Medsos Dittipidsiber Bareskrim Polri telah melakukan penangkapan terhadap pelaku penyebaran hate speech berupa Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik kepada Presiden Jokowi, Tokoh Ulama Buya Syafii," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Brigjen Fadil Imran ketika dikonfirmasi, Kamis (15/2/2018).

Baca: Viral Wanita Asal Wonogiri Jadi Penjual Jamu Gendong di Bogor, Ini Kisah di Baliknya

AA pula memposting berbagai status di Facebook miliknya antara lain :

1. “Polisi zaman now justru membiarkan kejahatan membungkam suara Keadilan”

2. “Saat Ulama diserang dan dibunuh, dia diam dan cuek saja. Giliran gereja diserang, dia dengan sigap menjenguk gedung gereja tersebut. Mengapa bisa begitu..? sebab, kalau ke gereja dia dapat amplop.?”

3. “Beda level, Umar bin Khattab adalah Khalifah, sementara Jokowi cuma jongosnya Aseng dan Asing“

4. “ Kalau gak ngutang, ya jual asset Negara. Itu kehebatan Jokowi “.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help