Setya Novanto Terdakwa Kasus eKTP

Jaksa Kasus Setya Novanto : Saya Kok Mencium Bau-bau Pencucian Uang

Menurut Abdullah, uang dalam jumlah Rp 21 miliar itu tidak diserahkan kepada Novanto dan tidak dikirimkan ke rekening bank milik Novanto.

Jaksa Kasus Setya Novanto : Saya Kok Mencium Bau-bau Pencucian Uang
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Terdakwa Setya Novanto menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan eksepsi atau keberatan atas dakwaan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (20/12/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP, Setya Novanto, terindikasi tindak pidana pencucian uang.

Hal itu dilatarbelakangi banyaknya keterangan saksi tentang perputaran uang yang diduga berasal dari proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Salah satunya, saat staf Setya Novanto, Abdullah, bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (15/2/2018).

"Keterangan saudara ini menambah daftar panjang perputaran uang di sidang ini," ujar jaksa KPK Abdul Basir menegaskan.

Baca: Sidang Setya Novanto Ungkap Sejumlah Fakta, Mulai dari Nama SBY hingga Sikap Diam Gamawan Fauzi

"Saya kok mencium bau-bau pencucian uang," katanya, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com. 

Dalam persidangan, Abdullah mengaku bekerja sebagai kurir bagi mantan Ketua DPR dan bekas Ketua Umum DPP Partai Golkar itu.

Ia juga sering diminta untuk mengantar dan mengirim uang.

Abdullah mengaku pernah diperintah untuk melakukan pencairan deposito milik Novanto.

Baca: Disebut Pesan Kamar VIP Sebelum Setya Novanto Kecelakaan, Fredrich Yunadi: Dakwaan Itu Rekayasa

Namun, menurut Abdullah, uang dalam jumlah Rp 21 miliar itu tidak diserahkan kepada Novanto dan tidak dikirimkan ke rekening bank milik Novanto.

Uang pencairan deposito tersebut malah dikirim ke rekening milik sekretaris Novanto bernama Wulan.

Dalam beberapa persidangan sebelumnya, diduga penyerahan uang kepada Novanto telah direncanakan tanpa melalui bank.

Atau menggunakan metode barter antar-money changer.  (Jaksa Menduga Setya Novanto Terindikasi Pencucian Uang/Kompas.com/Abba Gabrillin)

Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved