Pilkada Serentak 2018

Perangi Kampanye Hitam, KPU Solo Gandeng 30 Ormas dalam Sosialiasi Pilgub Jateng 2018

KPU Solo menilai, organisasi-organisasi tersebut mempunyai jejaring hingga tingkat bawah.

Perangi Kampanye Hitam, KPU Solo Gandeng 30 Ormas dalam Sosialiasi Pilgub Jateng 2018
TRIBUN JATENG
Maskot Pilgub Jateng 2018 berupa Semar. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo terus bersiap jelang pemilihan gubernur Jawa Tengah yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Salah satu yang menjadi fokus KPU Solo kini yakni sosialisasi kepada masyarakat.

Terkait hal tersebut, KPU menggandeng berbagai pihak agar sosialisasi diberikan secara optimal.

Ketua KPUD Solo, Agus Sulistyo mengungkapkan bahwa menjelang pemilihan gubernur (Pilgub) rentan dengan penyebaran berita hoaks dan juga kampanye hitam.

Baca: Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Bupati Lampung Tengah Mundur dari Jabatan Ketua DPW Nasdem

Untuk itu pihaknya menggandeng berbagai pihak untuk mengantisipasi hal tersebut.

Salah satu upayanya yakni berkomunikasi dengan 30 organisasi masyarakat (ormas) yang ada di kota Solo.

"Kami akan memberikan edukasi kepada pemilih," katanya kepada Tribunsolo.com Jumat (16/2/2018) sore.

"Salah satunya strategi yang disasar yakni dengan menggandeng kelompok masyarakat untuk mengantisipasi hoaks dan kampanye hitam," ujarnya.

Baca: Tanggapi Keputusan BPOM, PT Pharos Bakal Tarik Produk Albothyl dari Pasaran

Lebih lanjut dirinya mengurai bahwa 30 kelompok yang akan digandeng KPU ini di antaranya NU, Muhammadiyah, dan juga ormas-ormas besar lainnya di Kota Solo.

KPU Solo menilai, organisasi-organisasi tersebut mempunyai jejaring hingga tingkat bawah.

Dengan begitu edukasi yang nantinya disampaikan bisa lebih tepat sasaran.

Yakni kepada para pemilih atau yang mempunyai hak suara.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help