Pilkada Serentak 2018

Antisipasi Tempat Ibadah Jadi Ajang Kampanye, KPU Solo Akan Kumpulkan Tokoh Agama

Ketentuan yang mengatur berbagai larangan untuk berkampanye telah diatur dalam Pasal 69 Undang-Undang Nomor 01 Tahun 2015.

Antisipasi Tempat Ibadah Jadi Ajang Kampanye, KPU Solo Akan Kumpulkan Tokoh Agama
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Ketua KPU Kota Surakarta, Agus Sulistyo menunjukkan stiker yang akan ditempelkan ke rumah penduduk setelah dicoklit oleh PPDP. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tahapan kampanye Pilkada Jateng 2018 sudah dimulai sejak Jumat (16/2/2018) lalu.

Untuk mengantisipasi adanya tempat ibadah yang menjadi ajang kampanye pihak KPU akan menggandeng sejumlah pihak.

"KPU berencana akan membuat khotbah dari 5 agama terkait dengan ini," kata Ketua KPU Surakarta, Agus Sulistyo kepada TribunSolo.com, Selasa (20/2/2018) siang.

Selain itu dirinya juga akan mempersiapkan materi di khotbah tempat ibadah seperti gereja, masjid, maupun kelenteng.

Baca: Baru 2 Hari, Putra Rinni Wulandari dan Jevin Julian Jalani Pemotretan. Ini Videonya, Gemas!

"Agar tampat ibadah tidak dijadikan ajang kampanye."

"Orientasinya itu dan juga memberikan penyadaran kepada masyarakat," katanya.

Ketentuan yang mengatur berbagai larangan untuk berkampanye telah diatur dalam Pasal 69 Undang-Undang Nomor 01 Tahun 2015.

Demikian dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Perobahan Kedua atas UU No. 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi undang-undang.

Halaman
12
Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved