Masalah Bau Badan Tak Bisa Diatasi dengan Deodoran, Apa Sebabnya?

Bau badan selalu diidentikkan dengan deodoran. Benda kecil ini kerap kali dianggap mampu untuk mencegah terjadinya bau badan.

Masalah Bau Badan Tak Bisa Diatasi dengan Deodoran, Apa Sebabnya?
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Bau badan selalu diidentikkan dengan deodoran.

Benda kecil ini kerap kali dianggap mampu untuk mencegah terjadinya bau badan.

Sayangnya meski telah menggunakan deodoran berulang kali, bau badan tetap saja melekat pada tubuh.

Apa penyebab sebenarnya? Penelitian Monell Chemical Senses Center mengungkap, bau badan yang dimiliki seseorang merupakan gangguan genetik yang lebih dikenal dengan “fish odor syndrome” (sindrom bau ikan).

Secara ilmiah, kondisi ini disebut trimethylaminuria (TMAU), yang disebabkan jumlah senyawa trimetilamin (TMA) yang berlebihan.

Baca: Anies Ingin Penataan Trotoar Jl Jenderal Sudirman-MH Thamrin Selesai Sebelum Asian Games 2018

Akibatnya, seringkali penggunaan deodoran hanya dianggap sebagai pencegah sementara keluarnya aroma tak sedap.

TMAU merupakan suatu penyakit genetik, di mana gen turunan menghambat kemampuan tubuh untuk memecah TMA.

TMA dapat ditemukan dalam berbagai bahan makanan yang mengandung zat kolin seperti ikan laut, telur, hati, kacang kedelai dan kacang merah.

TMA dapat menumpuk dalam tubuh dan menyebabkan bau tak sedap.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help