UNS Solo Teken Kerjasama dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir

"Sedangkan UNS memiliki tugas dan fungsi menyelenggarakan penyelenggaraan pendidikan," kata Sutarno.

UNS Solo Teken Kerjasama dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Penandatanganan kerja sama oleh Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir Prof Dr Jazi Eko Istiyanto M.Sc.IPU dan UNS oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Sutarno. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) sepakat untuk menjalin kerja sama dalam bidang pengembangan Sumber Daya Manusia terkait nuklir.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir Prof Dr Jazi Eko Istiyanto M.Sc.IPU dan UNS diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Sutarno.

"Dengan terjalinnya kerjasama ini, kedua belah pihak sepakat untuk saling menguatkan dalam meningkatkan keselamatan, keamanan pekerja, masyarakat, serta perlindungan terhadap lingkungan hidup dari bahaya radiasi dan kontaminasi radioaktif," kata Sutarno kepada TribunSolo.com, Rabu (7/3/2018).

Baca: Selasa-Rabu, UNS Solo Buka Layanan e-KTP di Kampus

Sutarno mengatakan Badan Pengawasan Tenaga Nuklir bertugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir.

"Sedangkan UNS memiliki tugas dan fungsi menyelenggarakan penyelenggaraan pendidikan," kata Sutarno.

Kedua belah pihak sepakat untuk mewujudkan peningkatan efektivitas pengawasan ketenaganukliran melalui pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya.

“Ruang lingkup kerjasama meliputi pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan,"kata Sutarno.

Kemudian pemberdayaan tenaga ahli, kajian ilmiah/ penelitian dalam rangka mendukung pengawasan ketenaganukliran.

Baca: Caisar dan Almaratu Intan Kembali Terungkap Berbalas Komentar di Medsos, Ini Pembicaraan Mereka

Sementara itu, Prof. Dr. Jazi Eko Istiyanto mengatakan bahwa BAPETEN sebagai badan pengawas tenaga nuklir punya kewajiban untuk mengawasi pemanfaatan tenaga nuklir yang efektif.

“Semua pihak yang terlibat dalam pemanfaatan teknologi nuklir dalam pengawasan BAPETEN, " kata dia.

Dengan kerja sama ini, lanjut Jazi, diharapkan bisa hadir SDM-SDM yang paham nuklir yang berkualitas untuk asas pemanfaatan yang lebih besar.(*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help