Home »

Bisnis

» Mikro

UKM yang Berstandarisasi dan Bersertifikat, Kapasitas Usahanya Rata-rata Naik 5,7 Persen

Sementara itu Kepala Dinkop dan UKM Solo, Nur Hariyani, menyampaikan saat ini di Solo sudah ada 150-an UKM yang memiliki standarisasi dan sertifikasi.

UKM yang Berstandarisasi dan Bersertifikat, Kapasitas Usahanya Rata-rata Naik 5,7 Persen
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Acara konsultasi dan pemberkasan standarisasi mutu dan sistem mutu produk KUMKM yang potensial ekspor, di Syariah Hotel Solo, Jumat (9/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Usaha Kecil Menengah (UKM) yang sudah memiliki standarisasi, kapasitas usahanya naik rata-rata 5,7 persen.

Hal tersebut seperti yang dikatakan Plt. Asisten Deputi Standarisasi dan Sertifikasi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Republik Indonesia (RI) Sitti Darmawasita. 

"UKM yang mendapatkan standarisasi produk tentu daya saingnyaakan akan meningkat," terangnya kepada TribunSolo.com, Jumat (9/3/2018).

Selain itu karya ciptaannya juga tidak mudah ditiru orang lain dan akan lebih mudah menembus pasar ekspor.

Baca: PT KAI Beri Promo Tiket Kereta Api di Bulan Maret dan April 2018, Ini Tanggal dan Rutenya

“Beberapa UKM yang kami amati sudah punya standarisasi produk, maka tingkat ekonominya baik dari volume usahamaupun,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinkop dan UKM Solo, Nur Hariyani, menyampaikan saat ini di Solo sudah ada 150-an UKM yang memiliki standarisasi dan sertifikasi.

Paling banyak adalah hak cipta dan merek.

Jumlah ini masih sangat kecil dibandingkan total UKM produksi di Solo yang mencapai 3.000-an UKM.

Halaman
12
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help