Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Gara-gara Berita Hoaks, Begini Reaksi Fahri Hamzah

Fahri Hamzah me-retweet berita sebuah media yang menyebut ketua Muslim Cyber Army (MCA) merupakan seorang "Ahokers".

Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Gara-gara Berita Hoaks, Begini Reaksi Fahri Hamzah
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/3/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA  - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena me-retweet berita sebuah media yang menyebut ketua Muslim Cyber Army (MCA) merupakan seorang "Ahokers", sebutan pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Menurut sang pelapor, Fahri diduga melanggar Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45 Ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Menanggapi hal itu, Fahri Hamzah menyatakan menghomati langkah pihak yang melaporkannya ke Polda Metro Jaya.

Fahri mengatakan, laporan hukum adalah bagian dari dinamika berdemokrasi yang harus dinikmati.

Baca: Tommy Soeharto Kritik Freeport Tak Bisa Sejahterakan Masyarakat di Papua

"Sebab, setiap orang yang merasa dirugikan oleh orang lain, dapat melakukan upaya hukum," kata Fahri kepada wartawan, Senin (12/3/2018) malam, di Jakarta.

"(Dan itu) adalah sehat, normal dan merupakan gizi dalam berdemokrasi," ucapnya, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Namun Fahri merasa tidak melakukan tindakan melanggar UU ITE seperti yang dituduhkan pelapor.

Fahri mengatakan, ia hanya mengutip sebuah berita dari Jawa Pos yang menyebut Ketua Muslim Cyber Army adalah Ahokers, sebutan pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Baca: Saat Jokowi Pidato di Rapimnas, Petinggi Demokrat Ini Pilih Walkout, Ini Penyebabnya

Halaman
12
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help