Dinas Pariwisata Solo : Rute Penerbangan Ikut Berpengaruh pada Perkembangan Pariwisata

Karena di dalam pengembangan suatu wisata daerah ada tiga sektor yang mempengaruhi yakni akses, amenities, dan atraksi

Dinas Pariwisata Solo : Rute Penerbangan Ikut Berpengaruh pada Perkembangan Pariwisata
(ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)
Penumpang turun dari pesawat Airbus A320 maskapai Citilink saat tiba di Bandara Internasional Sultan Hassanudin, Makasar, Sulawesi Selatan, Jumat (28/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dinas Pariwisata (Dinpar) Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menyebutkan rute penerbangan mempengaruhi jumlah wisatawan yang masuk ke suatu daerah termasuk Solo.

"Rute penerbangan ini juga mempengaruhi kami dalam melakukan pemasaran pariwisata ke daerah lain," kata Sekretaris Dinpar Kota Surakarta Budi Sartono, Selasa (13/3/2018).

Karena di dalam pengembangan suatu wisata daerah ada tiga sektor yang mempengaruhi yakni akses, amenities, dan atraksi.

Terkait rute luar negeri saat ini penerbangan langsung dari Solo hanya rute Madinah dan Jeddah itupun khusus melayani perjalanan ibadah.

Baca: Ini Alasan Ibu Asal Kartasura Sukoharjo Curi Tiga Burung Love Bird di Kadipiro Solo

Adanya penutupan rute Solo-Kuala Lumpur oleh maskapai Air Asia beberapa waktu lalu sangat disayangkan.

"Meski demikian, kami berupaya mengoptimalkan masuknya wisatawan asing dari pintu Bali dan Yogyakarta," katanya.

Karena dari 52 persen wisatawan asing yang masuk Ke Bali menyempatkan bertandang ke Yogyakarta.

Dan wisata Candi Borobudur lah yang menjadi tujuan.

Baca: Pernah Jadi Agen Rahasia di Jerman, Ini Minuman Kesukaan Vladimir Putin

"Padahal melalui Solobaru lebih menguntungkan untuk menuju Candi Borobudur, selain tiket pesawat lebih murah, ketersedian hotel dan kuliner harganya sangat murah," ujarnya.

Terlebih saat ini rute Solo-Bali dari Bandara Adi Soemarmo Solo menyediakan 3 kali penerbangan dalam sehari.

Ia berharap dengan makin banyaknya wisatawan asing yang masuk ke Solo melalui Yogyakarta maupun Bali dapat mendorong maskapai penerbangan untuk membuka rute langsung ke luar negeri di luar Madinah dan Jeddah. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help