Valentino Rossi Ungkap Kelemahan Yamaha hingga Tertinggal dari Ducati dan Honda

Di sektor itulah Rossi bilang Yamaha seharusnya menginjeksikan investasi lebih untuk pengembangan elektronik YZR-M1.

Valentino Rossi Ungkap Kelemahan Yamaha hingga Tertinggal dari Ducati dan Honda
motorsport.com
Rossi ketika akan melakukan tes di Sepang. 

TRIBUNSOLO.COM -- Walau sudah menunjukan bisa kompetitif di GP Qatar pada dua pekan lalu, Valentino Rossi tetap merasa Yamaha masih kurang bersaing dengan Honda dan Ducati soal traksi ban belakang.

Di sektor itulah Rossi bilang Yamaha seharusnya menginjeksikan investasi lebih untuk pengembangan elektronik YZR-M1.

“Apa yang telah lebih baik dilakukan Ducati dan Honda adalah mereka menghabiskan lebih banyak waktu, dengan lebih banyak orang dan lebih banyak dana untuk elektronik, dan di situlah kami menderita,” kata Rossi diberitakan Motorsport.com.

“Untuk area itu, tim butuh mencoba dan berjuang sekuat tenaga"

Baca: Per 4 April 2018, Gunung Semeru Kembali Dibuka untuk Pendaki

"Mungkin Yamaha melakukan kesalahan di area itu."

"Akan ada trek di mana kami akan kekurangan traksi belakang dan kami akan di belakang yang lain dan perlu bekerja keras."

"Tapi saya harap dan percaya dengan versi 2018 kami merasakan lebih sedikit,” kata Rossi lagi dikutip dari Kompas.com.

Rossi yakin M1 2018 yang dirancang pakai sasis berbasis desain 2016 punya kesempatan menjadi juara dunia musim ini.

Bukan hanya untuk dia tetapi juga Maverick Vinales.

Baca: Berobat ke Penang Kini Semakin Mudah dengan Maskapai Citilink

Musim lalu, Rossi yang kesulitan dengan sasis 2017 harus jatuh-bangun sampai berada di posisi ketiga sedangkan Vinales yang juga mengalami hal sama ada di posisi lima.

“Tahun lalu kami kehilangan “sesuatu yang bagus” dari motor kami, kami hanya punya masalah itu."

"Sekarang kami melanjutkan dengan tidak sempurna tapi kami menemukan sesuatu yang positif,” ucap Rossi. (Febri Ardani Saragih)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rossi Sebut Kelemahan Yamaha"

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved