Home »

Techno

» News

Bocorkan Informasi Perusahaan, 12 Karyawan Apple Dijebloskan ke Penjara

Informasi rahasia tersebut termasuk rincian produk-produk Apple yang tengah dikembangkan dan belum dirilis (purwarupa)

Bocorkan Informasi Perusahaan, 12 Karyawan Apple Dijebloskan ke Penjara
NET/Kompas.com
Logo Apple di Bill Graham Ciciv Auditorium, San Francisco, AS 

TRIBUNSOLO.COM - Apple tidak main-main dalam menghadapi para pembocor informasi.

Pada 2017 lalu, diketahui ada 29 orang yang 12 di antaranya telah ditangkap pihak berwajib, lantaran mengumbar informasi rahasia perusahaan ke publik dan media.

Informasi rahasia tersebut termasuk rincian produk-produk Apple yang tengah dikembangkan dan belum dirilis (purwarupa), serta beberapa memo internal petinggi perusahaan pada karyawan.

Kabar penangkapan 12 orang pembocor informasi ini terungkap dari catatan internal perusahaan yang juga malah dibocorkan ke publik.

Baca: Jokowi Janji Bakal Naikkan Honor Penyuluh Agama hingga 2 Kali Lipat

Keduabelas orang ini di antaranya adalah karyawan Apple, kontraktor, dan beberapa mitra dalam rantai pasokan Apple.

Dalam memo tersebut disebutkan bahwa tindakan tegas ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk melacak serta membatasi informasi apa saja yang dibagikan karyawan ke publik.

Pasalnya, kebocoran informasi ini sangat memengaruhi pendapatan perusahaan.

Baca: Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Asik Liburan, Anaknya Malah Terbaring di RS

"Orang-orang ini tidak hanya kehilangan pekerjaan mereka, tapi juga akan sulit mencari pekerjaan di tempat lain," tulis perusahaan dalam memo internal tersebut.

"Pada beberapa kasus, mereka akan menghabiskan waktu mereka di penjara dan denda besar untuk pencurian rahasia dagang yang diklasifikasikan sebagai kejahatan federal," lanjut pihak Apple, dikutip KompasTekno dari Bloomberg, Sabtu (14/4/2018). (Kompas.com/Yudha Pratomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apple Penjarakan 12 Karyawan Pembocor Informasi"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help