Dulu Pakai Turbin Uap, PG Tasikmadu Kini Pakai Mesin Giling Elektromotor

Tebu-tebu yang dipakai berasal dari wilayah Karanganyar, Sukoharjo, Sragen, Klaten, Boyolali, Semarang, dan Ngawi bagian Barat

Dulu Pakai Turbin Uap, PG Tasikmadu Kini Pakai Mesin Giling Elektromotor
TribunSolo.com/Efrem Limsan Siregar
Sejumlah warga menanti datangnya tebu pengantin di halaman PG Tasikmadu, Karanganyar 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bambang Sutrisno, Manager Pabrik Gula (PG) Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah, mengaku optimis dengan dimulainya musim giling tebu tahun 2018 ini.

Hal itu salah satunya ditandai dari penggantian mesin penggilingan.

Turbin uap yang dipakai tahun lalu, katanya, kini sudah diperbarui dengan elektromotor.

“Daya perahnya semakin kuat, tentu operasinya lebih mudah,” katanya saat ditemui di sela-sela rangkaian acara selamatan giling PG Tasikmadu, Jumat (13/4/2018).

Baca: Sang Ibunda Baru Saja Meninggal Dunia, Lucinta Luna Enggan Libur Bekerja. Ini Alasannya

Dari penjelasannya, tebu-tebu yang dipakai berasal dari wilayah Karanganyar, Sukoharjo, Sragen, Klaten, Boyolali, Semarang, dan Ngawi bagian Barat.

Menurutnya, proses giling tebu direncanakan mulai dilakukan pada 21 Mei mendatang.

Sebelum memulai produksi, PG Tasikmadu terlebih dahulu melakukan serangkain acara selamatan selama dua hari, Kamis dan Jumat (12-13/4/2018).

Pada hari pertama, PG Tasikmadu mempersembahkan lima kepala kerbau dan uba rampe.

Baca: Penampilan Perdana Jessica Iskandar Pasca Pindah ke Amerika, Kayak Apa ya?

Lalu pada hari kedua dimeriahkan dengan tebu pengantin.

Selamatan yang biasa dikenal dengan cembengan dihadiri ramai oleh masyarakat di sekitar lokasi pabrik. (*)

Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved