TribunSolo/

Jangan Biasakan Menunda Waktu Makan, Ini Dampaknya untuk Tubuh

Alhasil, ketika baru terasa sangat lapar, kita mengonsumsi makanan dengan porsi yang tidak wajar.

Jangan Biasakan Menunda Waktu Makan, Ini Dampaknya untuk Tubuh
istock

TRIBUNSOLO.COM - Seiring banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan di masa sekarang ini, banyak sekali orang-orang yang akhirnya menunda kebutuhan primernya, salah satunya adalah makan teratur. 

Dengan tekanan dan banyaknya kebutuhan lainnya yang harus diselesaikan, terkadang orang-orang masih menyepelekan terhadap waktu jam makan. 

Tentunya, mengabaikan faktor kekuatan tubuh masing-masing individu, namun dalam hal makan ternyata juga masih banyak yang menunda. 

Alhasil, ketika baru terasa sangat lapar, kita mengonsumsi makanan dengan porsi yang tidak wajar. 

Padahal, seharusnya rasa lapar itu adalah sebuah tanda bahwa tubuh perlu asupan energi. 

Perlu diketahui, karbohidrat, protein, dan lemak dari apa yang dikonsumsi akan dicerna menjadi gula sederhana, asam amino, dan asam lemak bebas. 

Nutrisi ini masuk ke aliran darah lalu dibawa ke organ dan jaringan untuk digunakan sebagai energi. 

Jika kita melewatkan waktu makan, maka jumlah nutrisi yang bersirkulasi dalam darah akan turun. 

Ketika kadar gula darah turun drastis, otak akan mengira tengah berada dalam situasi mengancam nyawa. 

Otak lalu mengirim perintah ke beberapa organ untuk melepaskan hormon untuk meningkatkan kadar glukosa. 

Halaman
123
Editor: Galuh Palupi Swastyastu
Sumber: Tabloidnova.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help