Heboh Tarian Erotis di Batam, Polisi Periksa Panitia Acara dan Penari

Sebelumnya, Wali Kota Batam HM Rudi geram dengan aksi tarian erotis ormas di Dataran Engku Putri Batam Centre, Batam.

Heboh Tarian Erotis di Batam, Polisi Periksa Panitia Acara dan Penari
KOMPAS.com/ Junaedi
Ilustrasi tarian erotis 

Rudi juga kembali mengirimkan pesan WhatsApp, yang isinya

"Assalamualaikum.. Berulang kali saya pesan jaga warwah kalian dulu para pengurus dan baru bisa bisa jaga marwah orang lain waas," tuturnya.

Aksa Halatu, ketua panitia penyelenggara mengaku khilaf dengan kejadian ini.

Aksa mengaku sudah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Batam di Mesjid Raya Batam Centre, Sabtu (15/4/2018).

"Kepada seluruh masyarakat, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya, saya juga melakukan koordinasi dengan MUI Batam dan saya siap menanggung semua konsekuensi dari kejadian ini," kata Aksa, Senin (16/4/2018).

Baca: Panitia Acara Tari Erotis di Pantai Kartini Ditahan oleh Polres Jepara

Aksa menjelaskan, kejadian ini sama sekali tidak diketahui Wali Kota Batam HM Rudi.

Bahkan pemesan penari erotis itu adalah komunitas NVLF Batam.

"Saya semula mengira penari yang datang berpakaian sopan, ternyata malah seperti itu."

"Sekali lagi saya minta maaf kepada seluruh warga Batam atas kejadian ini," tegas Aksa.

Sampai saat ini Aksa dan ketiga penari masih menjalani pemeriksaan di Polresta Barelang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tarian Erotis di Batam, Polisi Periksa Penari dan Panitia Acara" (Kompas.com/Kontributor Batam, Hadi Maulana)

Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help