Home »

Solo

KA Bandara Solo Diprediksi Mampu Urai Kepadatan Mobilitas Udara di Yogyakarta Hingga 15 Persen

Selain dapat mengurai kepadatan, adanya transportasi inline ini dapat memperkuat konektivitas dan perekonomian daerah.

KA Bandara Solo Diprediksi Mampu Urai Kepadatan Mobilitas Udara di Yogyakarta Hingga 15 Persen
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Prototype KA Bandara Adi Soemarmo - Stasiun Solo Balapan di Boyolali, Sabtu (8/4/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pembangunan (KA) Bandara relasi Bandara Adi Soemarmo Solo ke Stasiun KA Balapan dan ke Bandara Adi Sucipto Yogyakarta, dinilai akan membangkitkan perekonomian daerah yang menjadi akses perlintasan.

Hal tersebut seperti yang dikatakan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI) Agus Santoso.

Pihaknya mengatakan adanya kepadatan mobilitas penumpang di Bandara Adi Sucipto Yogyakarta mengharuskan diadakannya solusi, yakni proyek KA Bandara ini.

"Sehingga kepadatan trafik bandara di Yogyakarta dapat alihkan ke Surakarta, karena potensinya masih banyak antara lain dengan KA Bandara ini," tandasnya saat berbincang dengan TribunSolo.com, Senin (16/4/2018).

Baca: AP 1 Bandara Adi Soemarmo Solo Targetkan 22 Ribu Penumpang Kereta Bandara per Hari pada 2019 Nanti

Pihaknya memprediksi nantinya proyek KA Bandara ini dapat mengurai kepadatan penumpang di Bandara Adi Sucipto Yogyakarta hingga 15 persen.

Dan KA yang digunakan merupakan KA shuttle, sehingga kemungkinan Bandara Adi Soemarmo Solo dan Bandara Adisucipto menjadi couple of airport.

Selain dapat mengurai kepadatan, adanya transportasi inline ini dapat memperkuat konektivitas dan perekonomian daerah.

Pihaknya mengatakan bahwa kota Solo sendiri dengan adanya KA bandara ini nantinya akan menjadi pusat pertemuan dari berbagai kota.

Terlebih saat ini bandara dijadikan sebagai bandara Hub ke beberapa daerah di Indonesia.

Baca: Pengusaha di Korsel Ditemukan Tewas di Penjara saat Ditahan Atas Dugaan Pembunuhan Keluarganya  

Ditambahkan 2019 Surakarta memeliki Tol Trans Jawa yang sari bandara hanya berjarak 800 meter.

"Sehingga akses akan semakin dimudahkan, untuk laju transportasi yang berimbas secara langsung terhadap perekonomian daerah," jelasnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help