Tim Polresta Solo Minta Bonek Mania Percayakan Penanganan Kasus Kematian Suporter kepada Polisi

Lantas, polisi meminta Bonek Mania untuk mempercayakan penyelidikan perkara kepada kepolisian.

Tim Polresta Solo Minta Bonek Mania Percayakan Penanganan Kasus Kematian Suporter kepada Polisi
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, ketika berbincang dengan wartawan, Senin (16/4/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penanganan kasus kematian seorang anggota Bonek Mania, Micko (17), terlibat bentrok di Solo sedang didalami Polresta Solo.

Lantas, polisi meminta Bonek Mania untuk mempercayakan penyelidikan perkara kepada kepolisian.

Hal itu diungkapkan oleh Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, Senin (16/4/2018) siang.

Andy mengaku, kasus ini tak akan dibiarkan berlarut-larut.

Baca: Masih Kritis, Seorang Bonek Korban Bentrok dengan Warga di Solo Belum Bisa Dibawa Pulang ke Surabaya

"Kita harapkan tak ada seperti itu (aksi balas dendam Bonek), percayakan sepenuhnya kepada polisi," ujar Andy.

Wakapolresta menuturkan, biarkan permasalahan tersebut menjadi pembelajaran bagi masyarakat dan suporter.

"Tidak ada saling bermusuhan, dan proses hukumnya percayakan pada polisi," katanya.

Hingga kini, jajaran Polresta Solo tengah mendalami kasus sampai kepada pemeriksaan saksi-saksi.

Baca: Cerita Seorang Pelajar SMK yang Sejak Kecil Pernah Tinggal di Kuburan Kayumas Karanganyar

Sembilan saksi telah diperiksa, meliputi teman korban M dan masyarakat sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Banyuagung, Kadipiro, Banjarsari, Solo.

Sementara, selain bentrok yang mengakibatkan seorang Bonek meninggal dunia, satu lainnya kritis dan kini terbaring di RSUD Dr Moewardi, Jebres, Solo. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved