Panwaslu Karanganyar Dengarkan Klarifikasi Ketua Timses Rohadi-Ida soal Pembagian Suvenir

Sementara itu, untuk arak-arakan mobil, Kustawa mengatakan telah mendengarkan klarifikasi Endi, kordinator kegiatan Kemah Pandu Keadilan.

Panwaslu Karanganyar Dengarkan Klarifikasi Ketua Timses Rohadi-Ida soal Pembagian Suvenir
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Bawaslu Karanganyar 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Panwaslu Kabupaten Karanganyar hari ini, Selasa (17/4/2018) mendengarkan klarifikasi dari Joko Tri Susilo, ketua tim sukses (timses) Paslon Bupati-Wabup Karanganyar nomor urut 1 Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih (Roda).

Klarifikasi diberikan atas temuan Panwaslu tentang kasus pembagian souvenir dan arak-arakan mobil yang terjadi pada Sabtu dan Minggu lalu, (14-15/4/2018).

Berdasarkan keterangan Ketua Panwaslu Kustawa Esye, Joko Tri Susilo mengakui adanya pembagian souvenir yang juga menurunkan relawan dari berbagai Kabupaten lain.

Relawan itu, kata Kustawa, berasal dari Sukoharjo, Wonosobo, Soloraya, dan Jawa Timur.

Baca: Solo Jadi Pionir Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Sektor TKPK

"Masing-masing Kecamatan (diturunkan) 100 relawan," ungkap Kustawa saat ditemui TribunSolo.com di kantornya, Selasa (7/4/2018).

Dari klarifikasi ini, terungkap, pembagian sembako yang awalnya diketahui terjadi di tiga kecamatan, yaitu Jumantono, Jatipuro, Matesih, ternyata juga dilakukan di kecamatan Mojogedang, Karanganyar.

"DPW PKS saat itu mengadakan Kemah Pandu Keadilan di Delingan yang dihadiri sekitar 400 peserta se-Jawa Tengah," kata Kustawa.

Kebetulan, tambah Kustawa, para relawan ini dilibatkan dalam kampanye Roda.

Halaman
123
Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved