Satu dari Dua Tersangka Penganiayaan Anggota Bonek hingga Tewas di Solo adalah Anak di Bawah Umur

Satu Dari Dua Tersangka Penganiayaan Anggota Bonek Adalah Anak Di Bawah Umur

Satu dari Dua Tersangka Penganiayaan Anggota Bonek hingga Tewas di Solo adalah Anak di Bawah Umur
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Dua tersangka penganiayaan anggota Bonek di Solo dihadirkan di Mapolresta Solo, Selasa (17/4/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Selain AKS (23), satu tersangka lain penganiayaan anggota Bonek di Solo telah diamankan petugas Polresta Solo.

Ia berinisial MAP alias Mbendol, warga Karanganyar.

MAP diketahui bekerja sebagai karyawan swasta dan berusia 17 tahun atau di bawah umur.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, menjelaskan, MAP terlibat dalam penganiayaan anggota Bonek di Banyuagung, Kadipiro, Banjarsari, Solo.

"MAP ini ikut melempar batu, menendang dan memukul korban," jelasnya Selasa (17/4/2018) siang.

Baca: Polresta Solo Tangkap Dua Pelaku Penganiaya Bonek hingga Tewas, Ini Identitasnya

Keterlibatan MAP ikut dalam pengeroyokan bersama warga lainnya pada Sabtu (14/4/2018) dini hari itu terendus polisi melalui hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi.

Selanjutnya, polisi bakal melakukan pembinaan kepada MAP melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Solo.

Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, menyampaikan, para tersangka berhasil diketahui melalui video penganiayaan yang beredar di media sosial Facebook.

"Wajah pelaku terlacak, dia tersangka penganiayaan korban," bebernya.

Adapun atas pengeroyokan itu, seorang Bonek atas nama Micko Pratama (17) meninggal dunia.

Baca: Bambu hingga Batu Besar, Inilah Barang Bukti Penganiayaan Anggota Bonek hingga Tewas di Solo

Lalu korban lainnya, S (18), menderita luka berat pada bagian kepala dan dirawat di RSUD Dr Moewardi, Jebres, Solo.

Kejadian tersebut membuat polisi lalu menjerat pelaku dengan Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan dengan kekersan hingga menyebabkan kematian, terancam hukuman penjara selama 12 tahun. (*) 

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help