1.500 Seniman Adakan Campur Sari 100 Jam Nonstop di Wonogiri untuk Pecahkan Rekor MURI

Untuk memecahkan rekor Muri, pertunjukan seni campur sari itu digelar mulai Sabtu (28/4/2018) hingga Rabu (2/5/2018).

1.500 Seniman Adakan Campur Sari 100 Jam Nonstop di Wonogiri untuk Pecahkan Rekor MURI
KOMPAS.com/Muhlis Al Alawi
Salah satu grup campur sari menembangkan lagu-lagu jawa untuk memecahkan rekor Muri pertunjukan seni campur sari 100 jam nonstop di Alun-alun Giri Krida Bakti Kota Wonogiri, Jawa Tengah, Sabtu (28/4/2018) malam. 

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Sebanyak 1.500 seniman menggelar pertunjukan seni campur sari selama 100 jam nonstop untuk memecahkan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (Muri) di Alun-alun Giri Krida Bakti, Kota Wonogiri, Jawa Tengah, Sabtu (28/4/2018).

Untuk memecahkan rekor Muri, pertunjukan seni campur sari itu digelar mulai Sabtu (28/4/2018) hingga Rabu (2/5/2018).

Sebanyak 43 grup campur sari dari berbagai daerah akan berunjuk aksi berolah vokal dan pertunjukan selama 100 jam tanpa jeda.

"Sekitar 43 grup campur sari akan mengisi pertunjukan seni campur sari selama 100 jam nonstop."

"Sebanyak 40-an grup campur sari itu berasal dari Wonogiri, Gunung Kidul, dan Sukoharjo," ujar Suwardo Diharjo, pimpinan event organizer Panata, penyelenggara acara tersebut, Sabtu (28/4/2018) malam.

Baca: Sering Kangen Manggung di Hajatan Kampung, Ini yang Dilakukan Via Vallen

Suwardo mengatakan, 40-an grup campur sari akan mengisi pertunjukan kreativitas campur sari yang jadwalnya sudah diatur panitia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, Suharno, saat membuka itu mengatakan, acara pertunjukan 100 jam nonstop tersebut untuk memecahkan rekor Muri sebagai bagian memperingati HUT ke-277 Kabupaten Wonogiri.

"Pertunjukan ini kami harapkan dapat memberikan warna pada dinamika dan khasanah budaya masyarakat."

"Tak hanya itu, acara ini tentunya dapat memberikan hiburan bagi warga Wonogiri," ujar Suharno.

Suharno berharap pergelaran campur sari 100 jam nonstop itu dapat membawa pesan khusus dan tuntunan yang baik bagi masyarakat.

Sebab, pentas hiburan dapat mendidik masyarakat dengan menanamkan nilai positif dan bukan malah menjadi pemicu hal yang negatif.

Sementara itu, perwakilan Muri, Aryani Siregar, menuturkan, Muri berdiri sejak tahun 1990 untuk mencatat prestasi dan karya anak bangsa.

Untuk itu, diharapkan pertunjukan seni campur sari 100 jam nonstop dapat terlaksana dengan baik. (Kompas.com/Kontributor Solo, Muhlis Al Alawi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pecahkan Rekor Muri, 1.500 Seniman Gelar Campur Sari 100 Jam Nonstop di Wonogiri"

Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help