Jelang Penutupan TMMD Sengkuyug Tahap I, Ini yang Dilakukan Kodim Wonogiri

"Nantinya dapat meningkatkan perekonomian warga Dusun Gunung Agung dengan dibangunnya jalan tersebut," bebernya.

Jelang Penutupan TMMD Sengkuyug Tahap I, Ini yang Dilakukan Kodim Wonogiri
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Perbaikan jalan dalam kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I di jalan penghubung Dusun Gunung Agung dengan Kecamatan Batuwarno, Wonogiri, Selasa (1/5/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I 2018 akan ditutup dua hari lagi.

Pembangunan cor jalan yang menghubungkan Dusun Gunung Agung dengan Kecamatan Batuwarno, Wonogiri, menjadi sasaran program TMMD Sengkuyung wilayah Kodim 0728/Wonogiri.

Adapun, menyambut upacara penutupan, warga dan anggota TNI mengebut pembuatan berm serta parit dikanan kiri jalan.

Kegiatan yang dimulai 4 April sampai 3 Mei 2018 nanti harus selesai fan membuahkan hasil sasaran fisik maupun sasaran non fisik.

Baca: Bercerai dengan Tofan Putra Unggul Pohan, Ini Penuturan Delia Septianti

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrullloh S.Sos. MH., melalui Kapten Inf Agus Priyanto, menyampaikan, panjang cor jalan 1.000 meter, dengan lebar 2 meter, tebal 0,12 meter belum sempurna 100 persen.

Hal itu terjadi karena pengerjaan masih harus disempurnakan dengan pembuatan berm serta saluran air pada kanan jalan tersebut.

"Jalan tersebut merupakan jalan yang sangat penting buat warga guna menunjang aktifitas warga ke sawah/ladang maupun ke pusat pelayanan di kota kecamatan," ujarnya.

"Nantinya dapat meningkatkan perekonomian warga Dusun Gunung Agung dengan dibangunnya jalan tersebut," bebernya.

Ia berharap, dengan dibangunya corr jalan ini, warga Desa Watu Agung Desa Ronggojati merasa bersyukur karena aset jalan yang dulunya sempit, berdebu dan becek disaat turun hujan sekarang tidak lagi.

"Kami dan warga Desa Watu Agung dapat merasakan lancarnya jalur tranportasi, sehingga warga merasa lebih lancar dalam membawa hasil panen maupun menjual hasil panennya ke kota kecamatan dan tanpa ada kesulitan lagi," ungkap Kades setempat, Didik Indrianto. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help