Promosikan Wisata Batam, Asita Kepulauan Riau Gelar Travel Fair 2018

Tidak saja dari Indonesia, para buyer yang melakukan transaksi ini berasal dari beberapa negara, di antaranya Singapura, Malaysia dan India

Promosikan Wisata Batam, Asita Kepulauan Riau Gelar Travel Fair 2018
KOMPAS.COM / RODERICK ADRIAN MOZES
Pemandangan Jembatan Barelang di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (8/2/2015). Jembatan ini merupakan satu dari enam jembatan yang dibangun untuk menghubungkan enam pulau di Batam, yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru. 

TRIBUNSOLO.COM, BATAM - Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata, ASITA (Association Travel Agent) menggelar 2nd Asita Kepri Travel Fair 2018, yang digelar mulai Kamis (3/5/2018) hingga Minggu (6/5/2018).

Di mana acara utama dari kegiatan ini adalah acara Business to Business Meeting dan stake holder pariwisata.

"Nantinya para penjual paket wisata dan industri pariwisata, seperti dari hotel, golf, destinasi wisata, industri oleh-oleh dan travel agent akan bertemu dengan para calon pembeli," kata ketua pelaksana Febriansyah di Batam, Rabu (2/5/2018) sore.

Tidak saja dari Indonesia, para buyer yang melakukan transaksi ini berasal dari beberapa negara, di antaranya Singapura, Malaysia dan India.

Baca: Gemar Kegiatan Outdoor? Ada Ransel, Jaket, hingga Sepatu Mulai Harga Rp 130.000 di Indofest 2018

"Dengan terjadinya pertemuan bisnis antara pihak-pihak ini diharapkan terjadi transaksi yang saling menguntungkan baik yang terjadi saat acara ataupun di kemudian hari," ungkap Febriansyah yang juga Sekjen DPD Asita Kepri.

Febriansyah juga berharap dengan kegiatan ini ke depan para buyer dari negara lain bisa mengirimkan groupnya per minggu ke Batam, minimal satu group jumlahnya 40 orang.

"Dengan 119 buyer maka diharapkan setelah acara ini ada tambahan wisatawan sebanyak 40 orang per minggu kali 52 minggu"

"Ada 2.080 tamu yang akan datang selama 1 tahun ke depan per buyer," katanya.

Baca: Yuk, Icip Kuliner Kekinian di Pasar Senggol 2018 Bekasi

Itu artinya, lanjut Febriansyah, jika dikalikan jumlah buyer 119 agent maka diharapkan tambahan wisatawan sebanyak 247.520 orang wisatawan.

Menurut dia, jika dianggap rata-rata wisatawan membelanjakan uangnya sebanyak Rp 1 juta per orang, maka potensi pemasukan wisatawan yang datang untuk Batam atau Kepri sebesar Rp 247 miliar.

"Dengan proyeksi ini diharapkan apa yang dilakukan oleh Asita Kepri bisa menambah kontribusinya kepada pendapatan daerah Kepri umumnya, dan Batam khususnya," tambah Febriansyah. (Kompas.com/Hadi Maulana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Promosikan Batam, Asita Kepri Kembali Gelar Travel Fair 2018" 

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help