Ketua MUI Karanganyar Sebut Akan Dekati Kelompok Jamaah Anshar Daulah di Karanganyar

Zainuddin meyakinkan bahwa jamaah JAD di Karanganyar tidak melakukan kegiatan seperti yang dicurigakan

Ketua MUI Karanganyar Sebut Akan Dekati Kelompok Jamaah Anshar Daulah di Karanganyar
TribunSolo.com/Efrem Limsan Siregar
Ketua MUI Karanganyar KH Zainuddin membubuhkan tanda tangan dalam deklarasi anti terorisme dan anti kekerasan di Kantor Dinas Bupati Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (15/5/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Ketua MUI Karanganyar KH Zainuddin mengaku telah memperoleh informasi terkait keberadaan Jamaah Anshar Daulah (JAD) di wilayah Karanganyar, Jawa Tengah.

Hal itu diungkapkannya dalam kata sambutan di silaturahmi Forkompimda, FKUB, dan elemen masyarakat yang berlangsung di Kantor Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (15/5/2018).

Namun, Zainuddin meyakinkan bahwa jamaah JAD di Karanganyar tidak melakukan kegiatan seperti yang dicurigakan.

Meski demikian, Zainuddin mengatakan tetap berkeinginan untuk mendekati dan berkomunikasi dengan JAD.

Baca: Baku Tembak Terduga Teroris dengan Densus 88 di Manukan Surabaya, Satu Orang Tewas

"Kita bersama Kapolres dan Dandim ingin melakukan pendekatan, bekerjasama, semoga mereka bisa sadar," katanya.

Selain JAD, Zainuddin juga menyinggung Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Jamaah Anshorut Syariah (JAS), Jamaah Anshorut Tauhid (JAT).

Beberapa di antara kelompok tersebut disebutnya ada di Kabupaten Karanganyar.

Zainuddin mengatakan, cara tersebut dipakai untuk menunjukkan Islam rahmatan lil alamin atau membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta di Karanganyar.

Baca: Dulu Imut-imut Kini Cantik Natural, Penampilan Eks Artis Cilik Ini Bikin Alyssa Soebandono Takjub

Ia pun meminta Dai Kamtibmas berperan optimal dalam menyampaikan pesan tersebut kepada masyarakat.

Zainuddin mengaku prihatin mengetahui pelaku ledakan bom di Surabaya berasal dari satu keluarga.

Sebagaimana dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, Kapolri Tito Karnavian menyebut pelaku ledakan bom di tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/5/2018) terkait dengan kelompok JAD. (*)

Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help