Home »

Solo

Pelepasan 435 Siswa SMAN 3 Solo, 170 di Antaranya Telah Diterima Perguruan Tinggi

Selain itu, menurut Makmur Sugeng sekitar 80 siswa lainnya saat ini juga sudah resmi diterima di sejumlah perguruan tinggi swasta

Pelepasan 435 Siswa SMAN 3 Solo, 170 di Antaranya Telah Diterima Perguruan Tinggi
Istimewa
Pelepasan peserta didik kelas XII SMA Negeri 3 Surakarta di Gedung Graha Sabha Buana, Selasa (15/5/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 435 siswa SMA Negeri 3 Surakarta, dilepas melalui seremoni yang berlangsung meriah di Gedung Graha Sabha Buana, Selasa (15/5/2018).

Dari jumlah itu, 170 di antaranya sudah diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

"Semoga setelah pengumuman SBMPTN nanti akan semakin bertambah banyak siswa SMA Negeri 3 Surakarta yang diterima di perguruan tinggi negeri," kata Kepala SMA N3 Surakarta Drs Makmur Sugeng MPd saat memberi sambutan pada acara pelepasan peserta didik kelas XII.

Disebutkan, dari hasil identifikasi dan evaluasi yang dilakukan pihak sekolah dari 435 siswa itu yang sukses lolos melalui Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) sebanyak 91 siswa.

Baca: Wiranto Akui Pengesahan RUU Antiterorisme Tertunda karena Beda Pendapat di Pemerintah

Dengan rincian diterima di UNS sebanyak 44, UGM sebanyak 39, ITB 4 siswa, Unpad dua siswa dan masing-masing satu siswa diterima di IPB, ITS, dan Unsoed.

Selain itu, menurut Makmur Sugeng sekitar 80 siswa lainnya saat ini juga sudah resmi diterima di sejumlah perguruan tinggi swasta.

"Lima siswa di antaranya bahkan sudah dinyatakan bersekolah di perguruan tinggi luar negeri," tambah Makmur.

Pada bagian lain sambutannya, Makmur Sugeng menegaskan bahwa siswa SMA N 3 Surakarta tidak sekadar dididik menjadi siswa yang cerdas.

Baca: Tahun Lalu Baru Melahirkan Bayi Lelaki, Ini Lo Sosok Istri Doyok yang Jarang Terekspos

"Cerdas saja belum cukup"

"Cerdas dan unggul juga belum cukup"

"Mereka kami didik agar menjadi siswa yang cerdas, unggul, dan berakhlak mulia," kata Makmur.

Untuk membentuk siswa berakhlak mulia itu, menurut Makmur diperlukan pendidikan karakter yang kuat, terlebih di zaman seperi sekarang ini mutlak mewujudkan generasi yang berkhlak mulia.

"Oleh karena itulah, kami ambil tema pada acara ini adalah mewujudkan akhlak mulia drngan harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir dan olahraga untuk masa depan yg gemilang..." (*)

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help