Home »

Solo

Bom Bunuh Diri Serang Gereja di Surabaya

FKUB Solo Sebut Teror di Jatim Kejahatan Kemanusiaan

Ketua FKUB Solo KH Dahlan HT melalui keterangan tertulisnya menyampaikan turut berduka dan prihatin atas kejadian tersebut.

FKUB Solo Sebut Teror di Jatim Kejahatan Kemanusiaan
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Suasana setelah ledakan bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018). Akibat ledakan itu, 5 mobil dan 30 motor terbakar. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Solo menyampaikan sikap terkait teror di Jawa Timur dan beberapa tempat beberapa waktu lalu.

Ketua FKUB Solo KH Dahlan HT melalui keterangan tertulisnya menyampaikan turut berduka dan prihatin atas kejadian tersebut.

Menurutnya kejadian teror tersebut tidak terkait dengan agama apapun dan merupakan kejahatan kemanusiaan.

"Kami juga mengajak masyarakat Solo untuk tetap tenang, menjaga kerukunan dan tidak terprovokasi," kata dia, Rabu (16/5/2018).

Baca: Tim Gegana Periksa Mobil Terduga Teroris yang Diduga Berisi Bom di Mapolda Riau

Ia juga mengimbau agar masyarakat Solo tetap menjaga kewaspadaan dan tidak merasa takut.

FKUB juga mendukung pihak kepolisian agar bisa mengusut tuntas kejadian teror tersebut.

Sementara itu, Ketua PCNU Solo Hilmi Ahmad Sakdilah juga menyatakan hal serupa.

"Ini merupakan kejahatan kemanusiaan, karena yang jadi sasaran adalah orang-orang yang tidak bersalah dan tidak ada kaitannya dengan pelaku," katanya.

Ia juga menegaskan agar teror tidak dikaitkan dengan Islam, karena tidak ada ajaran Islam yang seperti itu.

" Apalagi ada korban wanita dan anak-anak, dalam Islam tak ada ajaran seperti itu, " tegasnya.(*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help