Ini Alasan Kepala Cabang Leasing Mobil di Solo Nekat Jual Dua Mobil Sitaan Kantor

Usman diringkus karena diduga melakukan penggelapan dengan wewenang jabatannya sebagai kepala cabang leasing mobil di Solo.

Ini Alasan Kepala Cabang Leasing Mobil di Solo Nekat Jual Dua Mobil Sitaan Kantor
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Tersangka Usman (belakang) dihadirkan dalam jumpa pers kasus di Ruang Satreskrim Polresta Solo pada Rabu (17/5/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tersangka penggelapan dengan jabatan, Usman Rahmat (39), memiliki alasan dengan menjual dua mobil sitaan kantornya.

Warga Baki, Sukoharjo, itu mengaku ingin membayar seumlah hutang yang dimiliki hingga ratusan juta rupiah.

Demikian dikatakannya dalam gelar jumpa pers kasus di Ruang Satreskrim Polresta Solo pada Rabu (17/5/2018) siang.

Bapak beranak dua itu mengungkapkan, selama ini memiliki hutang dan merasa bingung untuk melunasinya.

Baca: USB Solo Luluskan 86 Wisudawan, 32 Berhasil Raih Predikat Cumlaude

"Maka saya jual dua BPKB mobil (sitaan perusahaan untuk bayar hutang," keluhnya.

Tak hanya itu, Usman juga menggunakan uang hasil menjual mobil untuk hal konsumtif.

Namun, ia enggan membeberkan apa yang dibelanjakannya dari uang hasil tindak kejahatan.

Seperti diberitakan, Usman diringkus karena diduga melakukan penggelapan dengan wewenang jabatannya sebagai kepala cabang leasing mobil di Solo.

Baca: Bulan Puasa, Pemkot Solo Tetap Komitmen Layani Masyarakat

Ia membawa pulang dan menjual dua BPKB dari dua mobil sitaan perusahaannya.

Keduanya yakni Honda Jazz AD 9399 AT dan Suzuki Ertiga H 9000 DF dijual senilai Rp 200 jutaan.

Kemudian ia ditangkap polisi di kediamannya lalu dijerat dengan Pasal 374 tentang Penggelapan dengan Jabatan dan terancam penjara lima tahun. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help