Jelang Puasa Ramadan 2018, Permintaan Kurma di Kota Solo Naik hingga 100 Persen

Penjualan kurma di hari biasa berkisar sekitar 70 kilogram, sedangkan pada saat Ramadan meningkat sampai 200 kilogram per hari

Jelang Puasa Ramadan 2018, Permintaan Kurma di Kota Solo Naik hingga 100 Persen
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Penjualan kurma di daerah Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menjelang puasa pada Ramadan 2018, permintaan kurma naik hingga 100 persen bahkan lebih.

Hal tersebut dikatakan pemilik Toko Assegaf, Didin.

"Memang kenaikan penjualan kurma biasanya terjadi pada bulan Ramadan, bahkan kenaikannya cukup signifikan," terangnya kepada wartawan, Rabu (16/5/2018).

Penjualan kurma di hari biasa berkisar sekitar 70 kilogram, sedangkan pada saat Ramadan meningkat sampai 200 kilogram per hari.

Baca: Dihadiri Eks Napi Teroris, Tokoh Agama Ini Sebut Ujaran Kebencian Termasuk Bagian dari Radikalisme

Atau, penjualannya hampir 3 kali lipat.

Ia mengatakan untuk jenis kurma yang paling diminati konsumen yaitu kurma tangkai karena ukurannya besar dan dagingnya pulen,

Kurma jenis ini dibanderol dengan harga Rp 100 ribu per kilogram.

Sementara penjual kurma lainnya, Ali Joban pemilik Toko Assafa juga mengatakan hal senada.

Baca: WhatsApp Persulit Admin Grup Masukkan Kembali Nomor yang Sudah Keluar

Bahkan, lanjutnya permintaan naik sampai 100 persen pada bulan Ramadan.

Halaman
12
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help