Masyarakat Antusias, Tradisi Padusan di Klaten Dihadiri Bupati Sri Mulyani

Obyek Mata Air Cokro (OMAC), Tulung, Klaten menjadi salah satu obyek padusan di Klaten.

Masyarakat Antusias, Tradisi Padusan di Klaten Dihadiri Bupati Sri Mulyani
Istimewa
Tradisi padusan di Obyek Mata Air Cokro, Tulung, Klaten, Rabu (16/5/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Obyek Mata Air Cokro (OMAC), Tulung, Klaten menjadi salah satu obyek padusan di Klaten.

Padusan merupakan tradisi mandi mensucikan diri menyambut bulan Ramadan.

Tradisi padusan di kawasan tersebut, Rabu (16/5/2018) pun berlangsung meriah.

Bupati Klaten, Sri Mulyani bersama rombongan yang datang, disambut hadroh Al Kohar dari Desa Malangan, Kecamatan Tulung pimpinan Ustadz Abdul Haris.

Baca: Pimpinan DPRD Jateng Sebut Objek Grojogan Sewu Karanganyar, Kalah Jauh dengan Desa Ponggok di Klaten

Acara padusan menyambut Ramadan tahun 2018 di obyek wisata Klaten tersebut mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Bupati Sri Mulyani menempati tempat duduk di sebelah Utara aliran air umbul OMAC.

Suasana sejuk dan dingin terasa di padusan tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Pantoro, mengatakan, Obyek Mata Air Cokro Klaten setiap tahun menjadi satu dari lokasi tradisi padusan di Klaten.

"Tujuan padusan adalah untuk mempersiapkan diri, dan membersihkan diri menyambut Ramadhan. Itu adalah tradisi yang baik dan penuh makna," paparnya.

Pranoto pun mengaku Pemkab Klaten terus mempromosikan potensi obyek wisata di Klaten.

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help