Bom Bunuh Diri Serang Gereja di Surabaya

Polisi Masih Memburu Guru Pelaku Bom Surabaya, Dita Supriyanto dan Anton Ferdiantono

Menurut Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, Abu Bakar selain guru Dita Supriyanto juga guru Anton Ferdiantono.

Polisi Masih Memburu Guru Pelaku Bom Surabaya, Dita Supriyanto dan Anton Ferdiantono
surya/khairul amin
Petugas melakukan identifikasi pada sepeda motor yang digunakan pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel Madya, Surabaya. 

TRIBUNSOLO.COM, SURABAYA - Polisi terus memburu rantai jaringan pelaku teror di Surabaya.

Hingga Rabu (16/5/2018) polisi masih memburu seseorang bernama Abu Bakar.

Dia diduga adalah guru dari Dita Supriyanto, pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuno, Minggu (13/5/2018) lalu.

Menurut Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, Abu Bakar selain guru Dita Supriyanto juga guru Anton Ferdiantono.

Baca: KPK OTT di Bengkulu, Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud Bantah Terima Suap

Adapun Anton adalah pemilik bom yang meledak di Rusun Wonocolo Sidoarjo, Minggu malam.

"Kedua orang itu sering mengaji pada Abu Bakar di Surabaya, tepatnya di wilayah Kecamatan Rungkut," kata Kapolda di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/5/2018).

Saat kajian agama, para murid termasuk dua orang itu membawa keluarganya.

"Di pengajian itu juga sering diputar film-film tentang aksi bom teroris," kata  dia, dilansir TribunSolo.com dari Kompas.com.

Baca: Didi Kempot Sebut Ciri Khas Gogon Semasa Hidup Sulit Ditiru Pelawak Lain

Diberitakan TribunSolo.com sebelumnya ,Dita Supriyanto adalah bapak dari keluarga yang meledakkan tiga  gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Selain Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuno, 2 gereja yang diledakkan adalah Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, dan Gereja gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya Surabaya. (Kompas.com/Kontributor Surabaya, Achmad Faizal)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Polisi Buru Abu Bakar, Guru Pelaku Bom Gereja Surabaya

Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved