Home »

Solo

PT Sekar Wijaya Bantah Urus IMB Bekas RS Kadipolo Solo

Bekas rumah sakit itu rencananya akan dibangun apartemen dengan nama Radjiman Residence oleh PT Sekar Wijaya

PT Sekar Wijaya Bantah Urus IMB Bekas RS Kadipolo Solo
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Bekas RS Kadipolo di Kelurahan Panularan, Laweyan, Solo, Rabu (16/5/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Isu pembangunan bekas RS Kadipolo, Panularan, Laweyan, Solo, semakin hangat.

Bekas rumah sakit itu rencananya akan dibangun apartemen dengan nama Radjiman Residence oleh PT Sekar Wijaya.

Namun, sekitar 50 persen tanah bangunan di bekas RS Kadipolo ternyata termasuk bangunan Benda Cagar Budaya (BCB).

Dalam hal itu, PT Sekar Wijaya mengaku belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pendirian Club House di tanah tersebut.

Baca: Bukan Bumbu Dapur Biasa, Ternyata Bawang Putih Punya Khasiat Lebih untuk Bayi

Hal demikian dikatakan oleh konsultan perizinan PT Sekar Wijaya, Bambang Ary Pradotonagoro, saat ditemui Rabu (16/5/2018) pagi.

Bambang menyatakan telah ditunjuk pihak PT Sekar Wijaya menjadi konsultan perizinan terkait rencana pembangunan itu.

"Saya ditunjuk, kemudian menyusun berkas perizinan untuk disampaikan ke pihak terkait,” bebernya.

Dia mengungkapkan pada saat ditunjuk menjadi konsultan perizinan sebenarnya sudah tahu di tanah eks RS Kadipolo berstatus sebagai BCB.

Baca: Kritik Tagar #SayaTidakTakut, Deddy Corbuzier Ungkap Ayahnya yang Nyaris Jadi Korban Bom Gereja

Kemudian untuk memastikan adanya status BCB, pihaknya konsultasi ke Dinas Tata Ruang Kota (DTRK), yang kini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Solo tanggal 22 Mei 2017.

Halaman
12
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help