Puluhan Siswa SDN Kauman 27 Solo Bagikan Telur Gratis untuk Pengendara di Gladag

Guru agama Kristen SDN Kauman 27 Surakarta Rahayu Tri Korayati menerangkan kegiatan ini dilakukan untuk mengawali bulan Ramadan 2018 ini

Puluhan Siswa SDN Kauman 27 Solo Bagikan Telur Gratis untuk Pengendara di Gladag
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Sejumlah siswa membagikan telur rebus kepada pengguna jalan di Bundaran Gladag Solo, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Puluhan siswa SDN Kauman 27 Surakarta membagikan 1.000 telur gratis kepada pengguna jalan di Bundaran Gladag Solo.

Guru agama Kristen SDN Kauman 27 Surakarta Rahayu Tri Korayati menerangkan kegiatan ini dilakukan untuk mengawali bulan Ramadan 2018 ini.

"Kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa berbagi itu indah," ujarnya kepada wartawan, Rabu (16/5/2018).

Pantauan Tribunsolo.com di lapangan para siswa kelas enam dibimbing oleh sejumlah guru memberhentikan pengguna jalan baik itu pengendara sepeda motor maupun mobil untuk selanjutnya diberikan telur rebus masing-masing satu butir.

Baca: Biasa Tampil Fashionable, 3 Style Nyeleneh Kendall Jenner Ini Sulit untuk Ditiru

Bahkan adanya antusiasme yang tinggi, 1000 telur rebus ludes dibagikan hanya dalam waktu 30 menit saja.

"Tadi mulai jam 08.30 WIB, baru setengah jam sudah selesai," katanya.

Ia mengatakan acara tersebut hanya melibatkan siswa kelas enam mengingat para siswa sudah selesai mengikuti ujian kelulusan.

Sedangkan kegiatan juga diselenggarakan di luar sekolah sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar siswa kelas satu hingga lima.

Baca: Indonesia Diprediksi Bubar, Pengasuh PP Al Muayyad KH M Dian Nafi Berikan Tanggapan Ini

Salah satu siswa yang mengikuti Azriel Pradana mengatakan sangat senang bisa membagikan telur gratis kepada para pengendara.

"Ini pertama kalinya saya mengikuti kegiatan ini, dan dengan semangat berbagi sangat menyenangkan," katanya.

Sementara itu, salah satu pengendara Avindiska mengatakan adanya kegiatan tersebut dapat menjadi angin segar karena akhir-akhir ini ada kejadian tidak menyenangkan di beberapa daerah akibat perbedaan agama.

"Mudah-mudahan ini tidak terjadi di Kota Solo," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help